Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Hilang Tenggelam di Waduk Pusong, Pencari Kerang Ditemukan Sudah Meninggal

badge-check

					Tim SAR mengevakuasi jenazah pencari kerang yang ditemukan meninggal dunia di Waduk Pusong, Kota Lhokseumawe, Selasa (6/7/2021). ANTARA/HO/Humas Basarnas Banda Aceh Perbesar

Tim SAR mengevakuasi jenazah pencari kerang yang ditemukan meninggal dunia di Waduk Pusong, Kota Lhokseumawe, Selasa (6/7/2021). ANTARA/HO/Humas Basarnas Banda Aceh

BERITA.NEWS, Banda Aceh – Tim SAR menemukan dan mengevakuasi pencari kerang yang hilang setelah tenggelam di Waduk Pusong, Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Basarnas Banda Aceh Budiono di Banda Aceh, Selasa (6/7/2021), mengatakan korban Zulkifli (30), warga Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

“Korban ditemukan meninggal dunia setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan penyelaman di titik korban dilaporkan tenggelam,” kata Budiono.

Budiono mengatakan saat tim SAR menyelami titik tersebut, korban ditemukan tersangkut pada pintu waduk tersebut dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga :  Aksi Buruh Dikawal Humanis, Kapolres Maros Utamakan Dialog dan Pelayanan

“Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans. Selain penyelaman, pencairan korban menggunakan empat perahu karet,” kata Budiono.

Sebelumnya, Zulkifli, pencari kerang, dilaporkan hilang setelah tenggelam di Waduk Pusong. Warga sempat berupaya menolong korban, namun gagal. Korban hilang dan tidak terlihat lagi.

Budiono menyebutkan personel Unit Siaga SAR Bireuen menerima informasi korban hilang dari Ketua Satgas SAR Kota Lhokseumawe. Kemudian, Basarnas Banda Aceh memerintahkan personel Unit Siaga SAR Bireuen bergerak ke lokasi mencari korban.

“Pencarian juga melibatkan TNI AL, Polri, dan masyarakat,” kata Budiono.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Aksi Buruh Dikawal Humanis, Kapolres Maros Utamakan Dialog dan Pelayanan

1 Mei 2026 - 13:46 WITA

Rutan Barru Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Budidaya Mujair dan Peternakan Ayam

30 April 2026 - 16:01 WITA

Polres Maros Turunkan 300 Personel Kawal Aksi Buruh

30 April 2026 - 13:29 WITA

Pengamanan May Day Diperketat, Polres Maros Siapkan Ini

29 April 2026 - 09:32 WITA

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Trending di Daerah