Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bantaeng

Heboh Corona, RSUD Bantaeng Bentuk Tim Pencegahan dan Pengendalian

badge-check

					Pembagian brosur dan penyuluhan pencegahan penyakit kepada para pasien yang dilakukan oleh pihak RSUD Bantaeng. Perbesar

Pembagian brosur dan penyuluhan pencegahan penyakit kepada para pasien yang dilakukan oleh pihak RSUD Bantaeng.

BERITANEWS, Bantaeng – Kasus penyebaran virus corona yang begita menghebohkan di seluruh penjuru dunia membuat semua pihak waspada. Apalagi, setelah virus yang telah mematikan ribuan orang ini sudah masuk ke Indonesia, dimana dua orang WNI telah positif corona.

Semua pihak melakukan berbagai upaya pencegahan, termasuk Pemerintah Kabupaten Bantaeng. SEperti yang dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu yang telah membentuk tim pencegahan dan pengendalian virus corona.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Hikmawaty, mengatakan bahwa pembentukan tim tersebut adalah bagian dari kesiapsiagaan dalam menghadapi virus corona. Bahkan, pihak rumah sakit telah menggelar sosialisasi dan penyuluhan kepada para pasien di RSUD Bantaeng.

“RSUD Bantaeng dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi kasus virus corona telah mengambil berbagai kebijakan kegiatan, diantaranya dengan membentuk tim pencegahan dan pengendalian” ucapnya saat dihubungi melalui via WhatsApp pada Jumat (6/3/2020).

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Bantaeng, dr Hikmawaty.

Menurutnya, salah satu langkah yang ditempuh oleh tim yang telah dibentuk ini adalah dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya virus corona.

“Sosialisasi dan penyuluhan ini kami lakukan melalui media, brosur, leaflet dan tatap muka, baik kepada karyawan, pasien dan keluarga pasien serta pengunjung rumah sakit,” tuturnya.

Selain itu menurt dr. Hikmawaty, hal ini juga meningkatkan peran Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Rumah Sakit melalui peningkatan budaya hand hygine.

Sementara itu Ketua Tim Pencegahan dan Pengendalian Virus Corona, dr. Saharuddin yang merupakan dokter ahli penyakit dalam, mengatakan kalau pihaknya telah melakukan beberapa persiapan terkait dengan adanya kasus virus ini.

“Setelah pembentukan tim kemarin, pihak Rumah Sakit telah melakukan beberapa persiapan mulai dari sarana dan prasarana, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM), serta alat kesehatan,” ucapnya.

Selain itu, sistem pelayanan, sistem rujukan dan semua itu dimulai dari sosialisi internal RS hingga sosialisasi tentang penyakit ke masyarakat melalui promkes serta memantapkan peran komite PPI RS, dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait terutama Dinas Kesehatan.

“Yang penting juga dilakukan adalah membuat SOP penanganan pasien saat masuk RS sampai pasien keluar dari RS (drujuk atau pulang), serta menjamin ketersediaan APD, serta mempersiapkan ruangan perawatan isolasi,” jelasnya.

. Saharuddin

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pelayanan Tak Libur! Disdukcapil Bantaeng Pastikan Dokumen Warga Tetap Aman Selama Ramadan

24 Februari 2026 - 18:54 WITA

administrasi kependudukan

Disdukcapil Bantaeng Catat Ribuan Layanan Adminduk Sepanjang 2025, IKD Hampir Tembus 10 Ribu

15 Januari 2026 - 11:22 WITA

data penduduk

500 Eks Buruh Huadi Bangkit! Resmi Bentuk Serikat Baru untuk Lawan Ketidakadilan dan Tuntut Hak yang Tak Dibayar

13 Oktober 2025 - 12:59 WITA

Serikat Buruh

Tiga Kali Keguguran, Eks Buruh PT Huadi Bantaeng Ceritakan Derita di Balik Pabrik Nikel

13 Oktober 2025 - 12:00 WITA

Buruh

Eks Karyawan PT Huadi Bantaeng Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan: Hak Kami Diabaikan

12 Oktober 2025 - 13:00 WITA

PHK Buruh
Trending di Bantaeng