Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Gubernur Sulsel Cek Alat-alat Siaga Tanggap Darurat Antisipasi Cuaca Ekstrem

badge-check

					Gubernur Sulsel saat cek alat siaga bencana antisipasi cuaca ekstrem. Perbesar

Gubernur Sulsel saat cek alat siaga bencana antisipasi cuaca ekstrem.

BERITA.NEWS, Makassar– Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) melakukan pengecekan alat-alat “siap siaga” hadapi cuaca ekstrem musim penghujan yang mulai terjadi saat ini dan diperkirakan hingga pergantian tahun, Minggu (15/11/2020).

Dalam kegiatan ini juga, Gubernur Nurdin Abdullah bersama satuan TNI dan Kepala Kepolisian Polda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdysam serta Basarnas melakukan pengecekan langsung alat-alat yang dimiliki Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“TNI Polri Basarnas BPBD itu dalam rangka pengecekan kesiapan kita menghadapi cuaca ekstrem,” ungkapnya.

Nurdin Abdullah menambahkan bahwa hal ini sangat dibutuhkan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak inginkan bersama,” tambahnya.

Baca Juga :  Jufri Rahman Ingatkan Petuah Bijak Dorong Literasi saat Sambangi UPT Kearsipan Sulsel

Lebih lanjut, Nurdin Abdullah mengemukakan bahwa ada beberapa titik daerah di Sulsel yang perlu mendapat perhatian. Seperti Kabupaten Wajo yang menjadi bulan-bulanan terjadi banjir. Disamping itu, pihaknya juga menunggu hasil analisa BMKG.

“Makanya kita lagi mengkaji hasil analisis BMKG tentu ini sekarang kita bisa lihat menjadi langganan banjir adalah Wajo Danau Tempe, kenapa Danau Tempe ini 5 sumber sungai sementara pembuangan hanya satu, sungai ini sudah menjadi rutin tapi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” urainya.

“Kedua beberapa daerah yang sangat kritis yang, super kritis termasuk daerah sungai Jeneberang apa yang harus kita perhatikan disana adalah pengendalian dari Dam Bili-bili kemudian dari Jenelata,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Gubernur Sulsel Temui Menteri PU RI dengan Daftar Usulan Infrastruktur, Stadion hingga Ruas Seko Lutra

22 April 2026 - 08:23 WITA

Jufri Rahman Ingatkan Petuah Bijak Dorong Literasi saat Sambangi UPT Kearsipan Sulsel

21 April 2026 - 18:26 WITA

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Trending di Pemprov Sulsel