Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Gubernur Bengkulu Harap Industri Jasa Keuangan Mampu Dorong UMKM

badge-check

					Gubernur Bengkulu Harap Industri Jasa Keuangan Mampu Dorong UMKM Perbesar

Bengkulu – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, 99% bentuk usaha di Indonesia adalah UMKM.

Industri Jasa Keuangan sendiri memiliki peranan penting untuk mendorong peningkatan UMKM. Hal ini disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat membuka sekaligus menjadi keynote speaker Webinar “Menuju Kebangkitan UMKM Bengkulu di Massa Pandemi” yang selenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Bengkulu, Rabu (10/11/2021).

“Jadi memang peran industri jasa keuangan untuk menggerakkan sektor perekonomian itu sangat penting terutama UMKM, yang menjadi problem sekarang adalah akses masyarakat pelaku usaha ke industri jasa keuangan, ini yang harus kita dorong,” papar Gubernur Rohidin.

Menurut Gubernur Rohidin, pihak perbankan harus lebih meningkatkan animo dan pemahaman masyarakat terhadap produk – produk industri jasa keuangan. Terkhusus pada era Pandemi COVID-19 saat ini pemerintah banyak mengeluarkan kebijakan – kebijakan di bidang keuangan. Seperti bantuan subsidi upah bagi pekerja, Bantuan Langsung Tunai untuk UMKM serta keringanan pajak pagi pelaku usaha yang tentu disalurkan melalui produk industri jasa keuangan.

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

“Bagaimana pihak perbankan menyalurkan berbagai program pemerintah terkait dengan insentif dan mendorong usaha UMKM, seperti KUR, Ultra Mikro kan banyak sekali, termasuk berbagai macam relaksasi, kemudahan – kemudahan berusaha insentif pajak dan sebagainya ini yang harus disampaikan kepada pelaku usaha,” jelas Gubernur Rohidin.

Gubernur pada kesempatan ini juga menekankan pentingnya penguasaan pengelolaan keuangan sederhana bagi para pelaku usaha UMKM, selain pentingnya kualitas produk yang dijual. Menurut Gubernur Rohidin pelaku usaha khsusunya mikro dan kecil seringkali mengabaikan hal ini. Padahal menjadi esensial untuk mencatat segala pemasukan dan pengeluaran usaha setiap harinya agar dapat terkontrol dengan baik.

“Kalau produk kita berkualitas, kemasannya bagus, sertifikat halalnya juga ada, kualitas kandungan gizinya bagus, maka juga harus ditunjang dengan kualitas pengelolaan keuangan bagi para pelaku UMKM, bisa Buku Kas sederhana, Neraca sederhana, mereka harus memahami itu, walaupun mereka akan bertransaksi secara digital,” jelas Gubernur Rohidin.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional