Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Gemerlap Kota, Gelap di Desa: Kontras Pembangunan Infrastruktur di Sinjai

badge-check

					Penampakan Lampu Hias di Jl. Jend. Sudirman, Kota Sinjai. (Foto: Berita.News/ Syarif) Perbesar

Penampakan Lampu Hias di Jl. Jend. Sudirman, Kota Sinjai. (Foto: Berita.News/ Syarif)

BERITA.NEWS, Sinjai — Gemerlap lampu hias di jantung Kota Sinjai menyala terang setiap malam, memantulkan wajah kota yang tampak modern dan tertata.

Namun, di balik kilau itu, kontras pembangunan infrastruktur justru terasa semakin tajam ketika menengok kondisi di sejumlah wilayah pedesaan.

Di saat jalan-jalan rusak masih menjadi keluhan utama warga desa, kawasan pusat kota Sinjai justru dipercantik dengan pemasangan lampu taman bernilai anggaran fantastis.

Proyek pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang meliputi Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan dr. Hamka itu mencakup pemasangan lampu taman, jaringan instalasi listrik, serta pekerjaan pendukung lainnya.

Nilai anggaran proyek tersebut mencapai Rp1.090.499.149,20 miliar, bersumber dari APBD/PAD Tahun Anggaran 2025.

Angka yang bagi sebagian warga terasa kontras dengan realitas di lapangan, terutama di wilayah pedesaan yang masih berjibaku dengan persoalan infrastruktur dasar.

Salah satu potret nyata terlihat di Desa Bulutellue, Kecamatan Bulupoddo, tepatnya pada ruas jalan Samaenre–Tanatekko.

Jalan yang menjadi akses utama warga itu tampak berlubang, berlumpur saat musim hujan, dan berubah menjadi lintasan berdebu ketika kemarau tiba.

Kondisi tersebut telah berlangsung bertahun-tahun tanpa perbaikan signifikan.

Padahal, jalan ini merupakan urat nadi aktivitas masyarakat. Dari mengangkut hasil pertanian, perjalanan anak-anak menuju sekolah, hingga akses ke layanan kesehatan, semuanya bergantung pada ruas jalan tersebut.

“Kalau hujan, motor sering jatuh karena licin. Kami heran, jalan seperti ini seolah tidak pernah jadi prioritas,” keluh Anto, warga setempat, dengan nada getir.

Ironi semakin terasa ketika membandingkan kondisi itu dengan wajah pusat Kota Sinjai.

Lampu-lampu hias berjajar rapi, menerangi jalan utama dan menciptakan kesan mewah serta estetis.

Penataan kota memang memberi kebanggaan visual, namun bagi sebagian warga desa, keindahan itu terasa jauh dari kebutuhan sehari-hari mereka.

Situasi ini memunculkan pertanyaan tentang skala prioritas pembangunan daerah Pemkab Sinjai.

Banyak warga menilai, pembangunan seharusnya lebih mengedepankan kebutuhan mendasar masyarakat, terutama infrastruktur jalan yang layak di wilayah pedesaan yang menjadi tulang punggung sektor pertanian dan ekonomi lokal.

Aktivis Sinjai, Fauzan, menilai ketimpangan pembangunan antara kota dan desa berpotensi memperlebar jurang kesenjangan sosial.

“Keindahan kota memang penting, tetapi akses dan keselamatan masyarakat desa jauh lebih mendesak. Jangan sampai pembangunan hanya dinikmati segelintir wilayah,” ujarnya.

Warga pun berharap pemerintah daerah lebih peka membaca realitas di lapangan.

Evaluasi perencanaan dan penganggaran dinilai perlu dilakukan agar pembangunan tidak sekadar menghadirkan estetika, tetapi juga keadilan.

Sebab bagi masyarakat Sinjai, pembangunan yang merata bukan hanya soal lampu yang terang di pusat kota, melainkan jalan yang layak di desa sebagai jalan menuju kesejahteraan bersama.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal

Beredar Kabar Camat Beri Izin, Tokoh Masyarakat Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pengobatan Puang Risal

11 April 2026 - 18:44 WITA

dukun-viral
Trending di Sinjai