Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Firli Ajak Elemen Bangsa Terlibat Bangun Budaya Antikorupsi

badge-check

					Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ketua KPK Firli Bahuri tiba untuk menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2021, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/12/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc. Perbesar

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ketua KPK Firli Bahuri tiba untuk menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2021, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/12/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

BERITA.NEWS, Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengajak seluruh elemen bangsa untuk terlibat dan mengambil peran membangun budaya antikorupsi.

“Tema ‘Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi’ mari lah kita semangati untuk meninggalkan budaya korupsi untuk menjauhi perilaku-perilaku koruptif. Semua anak bangsa semua lapisan dan elemen bangsa ikut terlibat dan mengambil peran membangun budaya antikorupsi,” kata Firli dalam puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021 di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Firli mengatakan budaya korupsi dapat menyebabkan gagalnya tujuan negara sehingga melalui peringatan Hakordia 2021, mengajak seluruh elemen bangsa melakukan aksi-aksi terkait dengan pemberantasan korupsi.

“Kita sepakat untuk terus mewujudkan tujuan negara, melindungi segenap bangsa Indonesia seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa tetapi tentu kita sama-sama harus sepakat korupsi harus tiada karena itu lah yang akan membuat gagalnya tujuan negara,” ujar Firli.

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Lebih lanjut, kata dia, meskipun dengan keterbatasan sumber daya manusia (SDM), KPK tidak akan pernah lelah untuk memberantas korupsi.

“KPK tentu sangat menyadari atas keterbatasannya, hanya 1.602 sumber daya manusia yang ada di KPK. Sesuai Undang-Undang 19 Tahun 2019, lembaga KPK berkedudukan di ibu kota negara sehingga kami tidak bisa membentuk KPK perwakilan di provinsi, tetapi kami mengambil sikap boleh saja kami terbatas hanya di Jakarta tetapi aktivitas KPK tidak boleh hanya ada di Jakarta,” ujarnya.

Oleh karena itu, Firli mengatakan rangkaian kegiatan Hakordia 2021 digelar di lima wilayah, yaitu Kendari, Banjarmasin, Pekanbaru, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jakarta.

“Karena itu, Hakordia 2021 kami sebar di lima wilayah provinsi. Pertama di daerah Sulawesi Tenggara, yang kedua kami laksanakan kegiatan di Banjarmasin, yang ketiga kami laksanakan di daerah Pekanbaru, yang keempat kami laksanakan di NTT, dan hari ini adalah puncak Hakordia (di Gedung KPK, Jakarta),” ucap Firli.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional