Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bola

FIFA Jamin Siapa pun Boleh Datangi Piala Dunia Qatar

badge-check

					Mantan pesepak bola Prancis Marcel Desailly, CEO Hublot Ricardo Guadalupe dan Presiden FIFA Gianni Infantino berpose bersama jam Piala Dunia dalam acara satu tahun sebelum kickoff Piala Dunia Qatar 2022, di Corniche Fishing Spot, Doha, Qatar, pada 21 November 2021. (REUTERS/IBRAHEEM AL OMARI) Perbesar

Mantan pesepak bola Prancis Marcel Desailly, CEO Hublot Ricardo Guadalupe dan Presiden FIFA Gianni Infantino berpose bersama jam Piala Dunia dalam acara satu tahun sebelum kickoff Piala Dunia Qatar 2022, di Corniche Fishing Spot, Doha, Qatar, pada 21 November 2021. (REUTERS/IBRAHEEM AL OMARI)

BERITA.NEWS, Jakarta – Presiden FIFA Gianni Infantino menandaskan semua orang bakal disambut di Qatar manakala jam hitung mundur digital dipajang di Doha, Qatar, untuk mengingatkan satu tahun sebelum kickoff Piala Dunia 2022 yang kontroversial dan pertama diadakan di Timur Tengah itu.

Pertandingan pembuka akan berlangsung 21 November mendatang di Stadion Al Bayt yang berkapasitas 60.000 orang.

Kepala badan sepak bola dunia itu mendesak penggemar sepak bola LGBTQ dan semua orang boleh menghadiri turnamen ini dan terlibat secara meyakinkan dalam upaya mempengaruhi kebijakan di negara Teluk Arab ini.

“Kita tak boleh beranggapan seandainya kita diam di rumah saja dan hanya mengkritik, maka segalanya bakal berubah. Segalanya sudah membaik. Segalanya akan terus membaik,” kata Infantino seperti dikutip Reuters, Senin (22/11/2021).

Dalam acara yang dilangsungkan Minggu malam waktu setempat, bintang-bintang sepak bola seperti David Beckham dan Samuel Eto’o menyaksikan pertunjukan drone dari dermaga di West Bay Doha saat penyelenggara menjanjikan sebuah turnamen yang spektakuler.

Namun di sela-sela acara para pejabat bersikap defensif dalam isu-isu penting yang telah mengganggu turnamen ini selama bertahun-tahun seperti undang-undang anti-LGBTQ yang ditetapkan Qatar, kesejahteraan pekerja migran dan tudingan korupsi.

Baca Juga :  Kalahkan Tuan Rumah, Manchester City Kudeta Arsenal

Nasser Al Khater, CEO Piala Dunia 2022, membela catatan negaranya di meja bundar virtual dengan wartawan Sabtu malam.

“Qatar sudah diperlakukan dan diadili secara tidak adil, diperlakukan tidak adil bertahun-tahun,” kata Al Khater.

Dia membantah tuduhan Departemen Kehakiman AS bahwa suap telah dibayarkan untuk mengamankan suara ketika Qatar dianugerahi hak menjadi tuan rumah Piala Dunai ini pada 2010.

Dia juga membela kemajuan negara ini dalam hak asasi manusia dengan menunjuk reformasi tenaga kerja yang baru-baru ini dilakukan, tetapi mengingatkan bahwa masih banyak tugas yang harus dikerjakan.

Amnesty International baru-baru ini mengatakan bahwa reformasi perburuhan di negara ini belum memperbaiki kehidupan pekerja dan bahwa praktik-praktik seperti menyandera gaji dan meminta pekerja berganti pekerjaan masih menjadi hal yang biasa dilakukan. Pemerintah Qatar menolak temuan Amnesty International ini.

Pada Jumat, Organisasi Buruh Internasional (ILO) mengatakan Qatar tidak cukup menyelidiki dan melaporkan para pekerja yang meninggal dunia di negara itu.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Kalahkan Tuan Rumah, Manchester City Kudeta Arsenal

23 April 2026 - 06:07 WITA

Madrid Tekuk Alaves 2-1, Barcelona Mulai Terancam

22 April 2026 - 06:44 WITA

Tahan Fiorentina 1-1, Lecce Akhiri Tren Buruk

21 April 2026 - 06:09 WITA

PSG Tumbang di Kandang, Lyon Curi Kemenangan Berharga di Paris

20 April 2026 - 06:08 WITA

Manchester United Akhiri Kutukan Stamford Bridge, Tiket Liga Champions Kian Dekat

19 April 2026 - 07:32 WITA

Trending di Bola