Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Erick Thohir: Stok Obat Antiviral Penanganan Covid Tersedia dan Aman

badge-check

					Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir . ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/NZ/aa. Perbesar

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir . ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/NZ/aa.

BERITA.NEWS, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir memastikan stok obat-obatan antiviral untuk penanganan COVID-19 produksi holding BUMN farmasi tersedia di tengah kasus pandemi yang melonjak.

“Tentu pada hari ini kenapa saya ingin mengecek status daripada obat-obatan yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan BUMN. Untuk Indofarma sendiri yakni Oseltamivir Alhamdulillah stoknya masih cukup tersedia,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (21/6/2021).

Dengan demikian, lanjut Menteri BUMN Erick Thohir, untuk obat antiviral dalam ketersediaan yang baik.

“Adapun obat Favipiravir atau dulu yang sempat ngetop dengan nama Avigan juga stoknya setelah dicek, di mana obat ini diproduksi oleh Kimia Farma, masih dalam kondisi stok yang baik,” kata Erick Thohir.

Ia juga menambahkan untuk obat yang jumlahnya dalam kondisi agak terbatas saat ini yakni Remdesivir. Namun, lanjutnya, mudah-mudahan dalam waktu dekat yakni masih bulan Juni pihaknya sudah mulai melakukan pengadaan lagi sehingga akan ada stok baru lagi. Dengan demikian ketersediaan obat-obat antiviral tersebut bisa menjadi stabilitas.

“Tentu kita juga sedang mengurus bagaimana seperti Oseltamivir dan Favipiravir, kita bisa produksi sendiri untuk obat Remdesivir. InsyaAllah di Bulan September kita sudah mendapatkan lisensi sehingga bisa menjaga kebutuhannya,” ujar Erick Thohir.

Sebelumnya total penambahan kasus Corona pada Sabtu (19/6/2021) di seluruh Indonesia sebanyak 12.906. Sementara itu Total kasus Corona yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini hampir mencapai 2 juta kasus, tepatnya sebanyak 1.976.172 kasus.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional