Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Emak-emak Desa Ujung Baji Takalar Dilatih Bikin Sabun dan Lulur dari Rumput Laut

badge-check

					Emak-emak Desa Ujung Baji Takalar Dilatih Bikin Sabun dan Lulur dari Rumput Laut Perbesar

BERITA.NEWS – Rumput laut ternyata tidak hanya layak dikonsumsi, tetapi juga dapat diolah menjadi produk kecantikan seperti sabun mandi dan lulur.

Beberapa waktu lalu, sejumlah ibu-ibu di pesisir Desa Ujung Baji, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, mengikuti pelatihan pembuatan sabun dan lulur berbahan dasar rumput laut. Pelatihan ini diinisiasi oleh dosen Universitas Almarisah Madani Makassar melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), dengan tujuan memberikan keterampilan mengolah rumput laut menjadi produk kecantikan bernilai jual tinggi.

Tim pengabdian dipimpin oleh Apt. Tuti Handayani Zainal, S.Farm., M.Si., bersama dosen Apt. Maria Ulfa, S.Farm., M.Si., dan Ruqayyah Jamaluddin, S.Pi., M.Si., serta didukung mahasiswa Jurusan Farmasi, Nur Azmi dan Risky Saldy. Mereka bekerja sama dengan kelompok budidaya rumput laut setempat untuk memberikan pelatihan teknis yang melibatkan ibu-ibu rumah tangga.

Ketua tim, Tuti Handayani Zainal, menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada teknik pembuatan sabun dan lulur yang aman dan berkualitas tinggi. “Rumput laut memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit. Kami mengajarkan teknik pengolahan yang tepat agar menghasilkan produk yang bermanfaat sekaligus bernilai ekonomis,” ujarnya.

Muliati, Ketua Kelompok Budidaya Rumput Laut Desa Ujung Baji, menyambut baik kegiatan ini. Ia menyebutkan, selama ini mereka hanya menjual rumput laut kering dengan harga rendah. “Kini kami tahu rumput laut bisa diolah menjadi produk kecantikan yang diminati pasar. Ini membuka peluang usaha berkelanjutan dan tambahan penghasilan di luar musim panen,” ungkapnya.

Keberhasilan program ini diharapkan menjadi contoh nyata pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi lokal, sekaligus menginspirasi desa-desa lain dengan potensi serupa.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Aksi Buruh Dikawal Humanis, Kapolres Maros Utamakan Dialog dan Pelayanan

1 Mei 2026 - 13:46 WITA

Rutan Barru Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Budidaya Mujair dan Peternakan Ayam

30 April 2026 - 16:01 WITA

Polres Maros Turunkan 300 Personel Kawal Aksi Buruh

30 April 2026 - 13:29 WITA

Pengamanan May Day Diperketat, Polres Maros Siapkan Ini

29 April 2026 - 09:32 WITA

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Trending di Daerah