Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sport

Eko Yuli Irawan Sumbang Perak untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo

badge-check

					Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan meraih medali perak pada nomor pertandingan putra 61kg Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021). ANTARA/REUTERS/Edgard Garrido/aa. Perbesar

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan meraih medali perak pada nomor pertandingan putra 61kg Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021). ANTARA/REUTERS/Edgard Garrido/aa.

BERITA.NEWS, Jakarta – Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan menyumbangkan medali perak untuk tim Merah Putih dalam Olimpiade Tokyo.

Misi Eko Yuli Irawan untuk menebus medali emas Olimpiade gagal terwujud setelah kalah bersaing dari lifter China Li Fabin. Eko hanya mampu finis di posisi ke-2 kelas 61kg putra dengan total angkatan 302kg, dengan snatch 137kg dan clean and jerk 165kg, demikian catatan resmi Olimpiade, Minggu.

Sementara itu, Li Fabin merebut medali emas dengan total angkatan 313kg (snatch 141kg dan clean and jerk 172kg).

Lifter Kazakhstan Son Igor berhak atas medali perunggu dengan total angkatan 294kg (snatch 131kg dan clean and jerk 163kg).

Persaingan perebutan medali emas kelas 61kg putra sudah terasa sejak awal antara dua juara dunia, Eko Yuli Irawan dan lifter asal China Li Fabin.

Eko Yuli Irawan mengawali angkatan snatch dan sukses membuka angkatan pertamanya seberat 137kg. Sementara itu, Li Fabin gagal pada angkatan pertamanya dengan berat beban yang sama.

Eko Yuli mencoba menaikkan beban menjadi 141kg pada kesempatan kedua. Sayangnya, barbel tersebut gagal diangkatnya.

Pertandingan kian menegangkan ketika Li Fabin sukses mengangkat snatch 137kg pada kesempatan keduanya sebelum menaikkan bebannya menjadi 141kg pada percobaan ketiga.

Eko gagal membayar kegagalan pada kesempatan kedua karena ia lagi-lagi tidak berhasil melakukan angkatan snatch 141kg pada percobaan ketiganya sehingga angkatan snatch terbaik Eko hanya 137kg, sementara Li Fabin 141kg.

Pada kategori clean and jerk, Eko berhasil mengawali angkatan seberat 165kg. Demikian pula dengan Li Fabin yang membuka angkatan 166kg.

Li Fabin kembali sukses melakukan clean and jerk 172kg pada percobaan kedua sekaligus mencatatkan rekor Olimpiade. Sementara itu, Eko gagal dengan clean and jerk seberat 177kg.

Lifter kelahiran Lampung itu pun harus puas dengan medali perak seusai gagal melakukan clean and jerk 177kg pada percobaan terakhir.

Ini menjadi medali kedua bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo. Sebelumnya, lifter Windy Cantika menyumbangkan medali perunggu di kelas 49kg putri.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

PBSI Sulsel Matangkan Kepanitiaan Musprov 2026, Siap Digelar 8 Februari

7 Februari 2026 - 17:58 WITA

32 Peserta Ikuti Try Out Kick Boxing Perdana di Parepare

6 Februari 2026 - 18:31 WITA

Kick Boxing

Arena Pacuan Kuda Bontonyeleng Siap 90 Persen, Latber Antar Kabupaten Digelar di Bulukumba

10 November 2025 - 14:25 WITA

Latber

Serunya Yamaha Cup Prix 2025 di Tanjung Bira: Ribuan Penonton Disuguhkan Aksi Pembalap Nasional

4 Agustus 2025 - 18:34 WITA

Turnamen Mini Soccer U-40 ZonaR57 Siap Guncang Parepare, Hadiah Puluhan Juta Disiapkan

31 Juli 2025 - 21:22 WITA

mini-soccer
Trending di Sport