Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Dubes Kuwait dan Walikota Makassar Bahas Peluang Kerjasama Lintas Sektor

badge-check

					Dubes Kuwait saat kunjungan di Balaikota Makassar (dok) Perbesar

Dubes Kuwait saat kunjungan di Balaikota Makassar (dok)

BERITA.NEWS,Makassar- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan resmi Duta Besar Kuwait, Khalid Jassim Alyassin, di Balaikota Makassar, Jumat siang (5/12/2025).

Silaturahmi diplomatik tersebut membahas peluang kerja sama lintas sektor antara Kota Makassar dan Negara Kuwait.

Terlebih dahulu, Khalid Jassim Alyassin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kota Makassar, lalu membuka diskusi mengenai area kolaborasi yang memungkinkan untuk dijajaki.

Dalam dialog tersebut, sejumlah sektor strategis menjadi fokus diskusi Munafri dan Khalid Jassim Alyassin. Diantaranya ketahanan pangan, ketenagakerjaan, serta peluang dukungan dalam pembangunan infrastruktur.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik peluang tersebut. Ia menegaskan bahwa Makassar terbuka lebar menerima uluran kerja sama strategis dengan Kuwait.

Munafri lalu bercerita tentang peluang kerja sama dalam penguatan sumber daya manusia. Ia menilai, sebagai negara yang sama-sama mayoritas penduduk Muslim, Negara muslim memiliki nilai-nilai positif dalam aspek ketenagakerjaan.

Peluang kerja maupun studi di negara Kuwait yang memiliki latar budaya dan pandangan dalam spiritual masyarakat yang tidak jauh berbeda, tentu akan lebih baik bagi warga muslim Makassar.

Baca Juga :  Munafri Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah

“Banyak warga Makassar yang bekerja ke luar negeri, mayoritas masih mencari peluang ke negara-negars barat, tentu beda kalau mereka ke islamic country, ” ucap Munafri.

Munafri lalu menyebut Makassar Creative Hub (MCH) sebagai salah satu fasilitas yang sudah dirancang untuk memperkuat keterampilan masyarakat melalui berbagai pelatihan dan kompetensi industri masa kini.

“Meski demikian demikian, masih perlu pelatihan dan persiapan untuk memahami sosial budaya, hingga tradisi dari negara Kuwait itu sendiri,” lanjut Munafri.

Selain ketenagakerjaan, pembahasan juga menyentuh peluang dukungan dalam bidang transportasi publik. Munafri membuka peluang dukungan di sektor transportasi sekolah hingga ransportasi laut bagi warga kepulauan.

“Kami akan segera menyusun daftar program. Setelah itu, kami siap melanjutkan pertemuan berikutnya,” ujar Munafri kepada Khalid Jassim Alyassin.

Sementara itu, Khalid Jassim Alyassin menyampaikan pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menelaah potensi kerja sama yang akan dibangun.

“Kami ingin bekerja sama di berbagai sektor, spesifiknya di ketahanan pangan, ketenagakerjaan, dan pembangunan dan infrastruktur,” urainya.

Khalid Jassim Alyassin menyampaikan usai pertemuan tersebut, langkah selanjutnya adalah pembahasan teknis bersama pihaknya untuk menentukan sektor prioritas yang paling relevan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Sambut Hari Buruh, Munafri Siapkan May Day Fest di Lapangan Karebosi

24 April 2026 - 17:54 WITA

Munafri Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah

24 April 2026 - 14:09 WITA

Hadiri Rakor Strategi KIE, Wali Kota Munafri Tegaskan Komitmen Atasi Sampah Makassar

23 April 2026 - 19:35 WITA

30 Tahun Berdiri di Atas Fasum, 60 Lapak PKL di Makassar Dibongkar

23 April 2026 - 14:32 WITA

Munafri Pangkas Rp60 Miliar Perjalanan Dinas, Stop Total Randis Baru

22 April 2026 - 18:54 WITA

Trending di Makassar