Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Dua Perempuan Ini Jadi Korban Penipuan Lolos CPNS, Parah Pelakunya Diduga ASN

badge-check

					ilustrasi: net Perbesar

ilustrasi: net

BERITA.NEWS, Jeneponto – Dua orang perempuan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan menjadi korban penipuan oleh seorang pria berinisial IA.

Kedua perempuan itu, yakni berinisial RT dan RA. Mereka sama-sama menjadi korban penipuan dengan modus lolos CPNS.

Namun sampai sekarang kedua korban tidak pernah menjadi CPNS.

Orang tua RA bernama Nasir (42) mengatakan IA mengajak anaknya masuk jadi pegawai karena saat itu terdapat pengangkatan di kantor Daerah.

“Kami pun setuju setelah mengetahui hal itu dan menyetujui permintaan sejumlah uang yang dilakukan IA,” kata Nasir kepada awak media, Minggu (4/2/2024).

Setelah itu, Nasir menceritakan IA mendatangi rumahnya untuk meminta sejumlah uang.

Bahkan terduga pelaku sudah meminta uang termasuk untuk beli tiket ke Jakarta.

Baca Juga :  Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Gelar Tes HIV Serentak bagi Warga Binaan

“Jadi totalnya saya mengalami kerugian sebanyak Rp 34 juta,” tambah Nasir.

Selain itu, terdapat perempuan berinisial RT yang mengaku menjadi korban penipuan IA.

Saat itu, RT tengah berada di kantor BPJS, namun tak lama kemudian IA mengirimkan pesan ajakan masuk sebagai pegawai.

Karena percaya dengan iming-iming IA yang bisa meloloskan dirinya menjadi CPNS. IA pun bertemu dengan
kedua orang tua RT di rumahnya.

Mendapatkan respon baik dari kedua orang tua korban, IA langsung meminta uang sebanyak Rp 20 juta sebagai jaminan awal.

“Saya langsung kasih secara utuh 20 juta dengan iming-iming jadi PNS,” kata RT kepada awak media.

Tak membutuhkan waktu lama, IA kembali beraksi dengan meminta uang sebanyak 12 juta untuk membeli tiket ke Jakarta.

“Alasannya untuk pembelian tiket dan harus ikut juga orang tuanya kesana,” tambah Ratna.

Akibat tergiur dengan modus terduga pelaku, korban mengalami kerugian sebanyak 32 juta. **

Loading

Comments

Baca Lainnya

Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Gelar Tes HIV Serentak bagi Warga Binaan

20 April 2026 - 15:42 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Trending di Daerah