Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Peristiwa

Dua Bocah Perempuan Tewas Tenggelam di Sungai Pangalloang, Warga Bulukumba Histeris

badge-check

					Kedua Korban Saat Disemayamkan di Puskesmas. (Foto: Kolase Berita.News) Perbesar

Kedua Korban Saat Disemayamkan di Puskesmas. (Foto: Kolase Berita.News)

BERITA.NEWS, Bulukumba – Suasana duka menyelimuti warga Desa Pangalloang, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Rabu (20/8/2025) sore.

Dua anak perempuan ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Pangalloang.

Korban masing-masing bernama Siti Aisyah (12), warga Dusun Padang-padang, Desa Bajiminasa, dan Ainun (12), warga Dusun Jonjoro, Desa Pangalloang.

Keduanya tenggelam saat asyik mandi bersama sejumlah rekannya.

“Dua orang anak itu tenggelam di sungai saat mandi-mandi,” ujar Kepala BPBD Bulukumba, Andi Hasbullah, Rabu malam.

Menurut keterangan, kedua bocah itu tidak mampu berenang ketika terbawa arus sungai. Beberapa teman mereka sempat berteriak meminta pertolongan warga, namun upaya penyelamatan tak berhasil.

Ainun ditemukan sudah tidak bernyawa di dasar sungai, sedangkan Siti Aisyah sempat dilarikan ke Puskesmas Bontonbangun, namun nyawanya tidak tertolong.

Peristiwa tragis ini membuat warga setempat panik dan histeris. Tangis keluarga pecah ketika kedua jenazah dipulangkan ke rumah masing-masing untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Penanggulangan Bencana BPBD Bulukumba, Muh Hamka, mengingatkan agar orang tua lebih waspada.

“Hampir tiap tahun ada kejadian serupa saat musim kemarau. Anak-anak senang mandi di sungai saat panas, karena itu kami imbau orang tua meningkatkan pengawasan,” tegasnya.

Kini, Sungai Pangalloang kembali menjadi saksi bisu tragedi yang menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Api Melalap 4 Rumah di Sinjai Saat Dini Hari, Kerugian Capai Rp500 Juta

13 April 2026 - 05:33 WITA

damkar-sinjai

Diteror Usai Ungkap Dugaan Mafia BBM Subsidi, Jurnalis di Sinjai Dihadang OTK

12 April 2026 - 22:20 WITA

bbm-subsidi

Drama Kamar Kos di Selayar: Dari Rencana Perbaikan Pipa Hingga Hilangnya Emas 13 Gram

11 April 2026 - 17:16 WITA

kamar kos

Tangis Pecah Jelang Magrib, Begini Kronologi Petani di Sinjai Meninggal Usai Disambar Petir

9 April 2026 - 20:03 WITA

tersambar petir

Tragedi di Tengah Sawah, Kahar Warga Sinjai Selatan Tewas Saat Cuaca Ekstrem, Diduga Tersambar Petir

9 April 2026 - 19:44 WITA

tersambar petir
Trending di Peristiwa