BERITA.NEWS, Sinjai — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sinjai, Hasir Ahmad, memberikan klarifikasi terkait kondisi Kolam Renang HM Nur Tahir yang belakangan menjadi sorotan publik karena dinilai terbengkalai dan tidak terawat.
Hasir mengungkapkan, kondisi kolam yang tampak kotor dan mengalami kerusakan fisik disebabkan tidak adanya anggaran pemeliharaan dalam dua tahun terakhir.

Hal itu berkaitan dengan rencana pengelolaan kolam yang sempat akan dialihkan kepada pihak ketiga.
“Sudah dua tahun memang tidak dianggarkan untuk pemeliharaan. Karena dari dulu disebut-sebut mau dipihak ketigakan, namun sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujarnya kepada Berita.News, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya sebenarnya telah menyiapkan berbagai persyaratan untuk proses kerja sama tersebut, termasuk rincian nilai kontrak yang telah diterbitkan oleh KPKNL. Namun hingga kini, rencana tersebut belum juga terealisasi.
“Semua persyaratan sudah kami urus, bahkan sudah ada rincian penawaran nilai kontrak dari KPKNL. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari pihak ketiga,” jelasnya.
Sebelumnya, Kolam Renang HM Nur Tahir yang merupakan aset pemerintah daerah itu menjadi perhatian karena kondisinya yang memprihatinkan.
Air kolam terlihat berwarna hijau pekat, dipenuhi lumut, serta sampah plastik yang mengapung di permukaan. Selain itu, sejumlah bagian bangunan juga mengalami kerusakan.
Padahal, kolam tersebut sempat digunakan sebagai venue cabang olahraga renang pada Porprov 2022, bahkan belum lama ini juga dipakai untuk Kejuaraan Renang antar Pelajar dan Umum tingkat Kabupaten Sinjai Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif.
Hasir menambahkan, saat ini pihaknya hanya mampu melakukan pembersihan di area luar gelanggang. Sementara untuk perawatan air dan perbaikan fisik bangunan belum bisa dilakukan karena keterbatasan anggaran.
Ia berharap ke depan kolam tersebut tetap bisa dimanfaatkan, salah satunya melalui kerja sama dengan Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI).
“Kalau PRSI ingin menggunakan untuk latihan atlet, bisa kita koordinasikan, termasuk terkait kebutuhan obat penjernih air,” pungkasnya.
Penulis: Thatang
![]()





























