BERITA.NEWS,Makassar- Mimpi untuk pemekaran Provinsi Luwu Raya tahun ini sepertinya belum akan terwujud, proses panjang dan pembahasan kebijakan di tingkat pusat masih jalan nihil.
Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Cheka Virgouwansyah, S.STP., M.E saat ditemui usai membawakan materi di Ramadan Leadership Camp Pemprov Sulsel pun belum bisa berbicara banyak soal Luwu Raya.

Dr. Cheka hanya memberikan jawaban tegas normatif terkait progres pembahasan lanjutan kebijakan pembentukan Provinsi baru di Indonesia, termasuk Luwu Raya di Tahun ini.
“Kita tunggu kebijakannya masih berproses memang ada mekanisme yang harus diikuti. Ada kebijakan moratorium yang sedang dijalani,” ucapnya kepada awak media.
Ketika ditanya soal kepastian pembentukan Provinsi Luwu Raya tahun ini pun tidak jawaban yang bisa memperkuat harapan tersebut.
“(Tahun ini apa memungkinkan ada Provinsi Luwu Raya?) Kita masih menunggu. (Di Kemendagri sudah bahas Draft luwu Raya?) Ya kita masih menunggu kebijakan,” ujarnya.
“Kebijakannya kan masih moratorium kita tunggu saja kebijakan,” lanjut Dr. Cheka.
Ia juga menyebut saat ini ada banyak usulan permintaan masuk ke Kemendagri soal Daerah Otonomi Baru (DOB). “Ada cukup banyak ada 370an usulan. Itukan semacam usulan,” tegasnya.
“(Imbauan karena sering demo?) Prinsipnya selama moratorium masih berlaku kita ikuti itu,” tambah Cheka.
![]()





























