Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Diduga Sarat KKN, Aparat Hukum Didesak Usut Rekrutmen Honorer RSKD Dadi Makassar

badge-check

					Diduga Sarat KKN, Aparat Hukum Didesak Usut Rekrutmen Honorer RSKD Dadi Makassar Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Proses rekrutmen tenaga kesehatan pada Stroke Centre Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Sulsel dinilai sarat unsur korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Karena itu, Direktur Lembaga Antikorupsi Sulsel (Laksus), Muhammad Ansar mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut proses rekrutmen tersebut.

“Rekrutmen honorer tenaga kesehatan di RSKD Dadi dilakukan dengan tidak transparan, bahkan ada indikasi kuat suap menyuap dalam prosesnya. Penegak hukum harus mengusut ini,” kata Ansar, Senin (6/1/2020).

Dia menjelaskan, penerimaan honorer sarat KNN karena ada beberapa peserta yang tidak lulus tes malah terkesan diistimewakan dan diluluskan.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Laksus, proses rekrutmen terdiri dari dua tahap. Tahap pertama, ada 360 peserta. Dan 88 peserta pada tahap kedua.

Baca Juga :  Makassar Percepat Transformasi Sampah ke Energi, Munafri Bawa Agenda Strategis ke Pusat

Sebanyak 55 peserta dinyatakan lulus secara murni pada tahap pertama. Anehnya, beberapa peserta yang tidak lulus malah diundang kembali.

“Ini sangat aneh. Kenapa dibeda-bedakan, ada yang tidak lulus diundang lagi dan panitia meluluskannya,” tegas Ansar.

Alhasil, beberapa peserta yang tidak lulus merasa mendapat perlakuan diskriminatif lantaran ada peserta yang mendapat undangan khusus tanpa melalui tes lagi.

Lanjut Ansar, keganjalan lainnya soal kepanitian dalam rekrutmen tenaga kesehatan. Proses penerimaan dilaksanakan di bidang pengawasan dan pelayanan RSDK Dadi.

“Harusnya proses penerimaan tersebut menjadi kewenangan BKD Sulsel,” katanya.

Apalagi, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah memiliki program untuk mewujudkan transparansi dalam pelayanan dan informasi.

“Jadi, kami juga mendesak Pemprov Sulsel harus turun tangan untuk mengaudit proses rekrutmen pegawai RSKD Dadi sehingga program transparan dalam pelayanan dan informasi bisa terwujud,” pungkas Ansar.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Munafri Pangkas Rp60 Miliar Perjalanan Dinas, Stop Total Randis Baru

22 April 2026 - 18:54 WITA

Makassar Percepat Transformasi Sampah ke Energi, Munafri Bawa Agenda Strategis ke Pusat

22 April 2026 - 14:14 WITA

ART Curi Perhiasan dan Uang Majikan di Maros Ditangkap di Makassar

22 April 2026 - 09:52 WITA

Wali Kota Munafri Ingin Adopsi Konsep Blok M Jakarta Hidupkan Ekonomi Pasar Sentral Makassar

22 April 2026 - 08:10 WITA

Wali Kota Munafri Konsultasi Tahapan Percepatan PSEL Antang ke Pusat

22 April 2026 - 07:59 WITA

Trending di Makassar