Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bulukumba

Bupati Andi Utta Semangati Pelaku UMKM Bulukumba di Bimtek Keamanan Pangan

badge-check

					Bupati Andi Utta Saat Membuka Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan yang digelar Dinas Kesehatan Bulukumba. (Foto: Istimewa) Perbesar

Bupati Andi Utta Saat Membuka Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan yang digelar Dinas Kesehatan Bulukumba. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Bulukumba – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf (Andi Utta), menegaskan pentingnya kualitas produk dan higienitas bagi pelaku UMKM saat membuka Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) yang digelar Dinas Kesehatan di Ballroom Hotel Agri, Kamis (21/8/2025).

Menurutnya, UMKM memiliki peran vital dalam menopang perekonomian Bulukumba. Bahkan, di tengah pandemi Covid-19 yang sempat melumpuhkan ekonomi, UMKM tetap tumbuh dan menjadi penyelamat bagi perputaran ekonomi daerah.

“UMKM sangat membantu pasca pandemi. UMKM di Kabupaten Bulukumba tumbuh luar biasa,” ungkapnya.

Andi Utta juga menyinggung transformasi kawasan Pantai Merpati yang kini menjadi pusat aktivitas UMKM.

Kawasan tersebut disebutnya sebagai bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha kecil.

“Sekarang UMKM di sana lebih hidup. Perputaran ekonomi cukup bagus,” katanya.

Bupati dua periode ini menambahkan, komitmen pemerintah tidak akan cukup tanpa keseriusan pelaku UMKM sendiri dalam meningkatkan kualitas produknya.

Ia menekankan dua hal penting yang harus diperhatikan, yakni kemasan yang menarik serta proses produksi yang higienis.

Baca Juga :  Usai Rakor di Jakarta, Bulukumba Dapat Bantuan 10 Ton Benih Padi Dari Kementan

Sebagai contoh, ia membandingkan produk Banana Tokyo dengan makanan khas lokal.

“Banana Tokyo laris manis. Padahal, dari segi rasa masih kalah dengan sanggara bandang. Bedanya ada pada kemasan. Jadi kemasan itu penting,” ujar Andi Utta menekankan.

Selain kemasan, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dalam setiap tahapan produksi. Mulai dari bahan baku, peralatan memasak, hingga kemasan.

“Sedikit saja ada kesalahan, maka pasar bisa hilang. Karena produk pangan sangat sensitif,” tegasnya.

Ia bahkan menyinggung standar produk pangan di negara maju seperti Jepang, Korea, dan Singapura.

Menurutnya, pelaku UMKM di negara tersebut benar-benar menjaga higienitas sehingga mendapat kepercayaan konsumen.

“Pada prinsipnya kita harus menjadi kepercayaan pelanggan. Caranya jaga kualitas, pertahankan citarasa yang khas,” imbuhnya.

Didampingi Ketua TP PKK Bulukumba, Hj. Andi Herfida Muchtar, Andi Utta juga berbagi pengalamannya sebagai pengusaha.

Ia menuturkan bahwa dirinya memulai usaha dari nol hingga bisa sukses. Karena itu, ia berharap semangat belajar dan berinovasi juga dimiliki oleh pelaku UMKM Bulukumba.

“Saya basicnya pengusaha, bukan birokrat tulen. Saya terus belajar dari bawah. Karena itu, saya harap bimtek ini tidak sebatas seremoni, tapi benar-benar diterapkan oleh bapak-ibu semua,” pungkasnya disambut tepuk tangan peserta.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Sentuhan Kemanusiaan Lapas Bulukumba, Keluarga Warga Binaan Terima Bantuan

24 April 2026 - 19:32 WITA

warga binaan

Pantai Merpati “Menjerit” Sampah, Polisi Turun Tangan Bersihkan Pesisir Bulukumba

24 April 2026 - 18:26 WITA

jumat bersih

Usai Rakor di Jakarta, Bulukumba Dapat Bantuan 10 Ton Benih Padi Dari Kementan

23 April 2026 - 21:35 WITA

bantuan

Antisipasi Kekeringan Ekstrem, Pemkab Bulukumba Perkuat Kesiapsiagaan Pertanian

21 April 2026 - 21:33 WITA

kekeringan

Hari Pertama Bertugas, Kalapas Bulukumba Sambangi Kejari hingga Polres

20 April 2026 - 19:47 WITA

silaturahmi
Trending di Bulukumba