BERITA.NEWS, Jakarta – Mantan pemain dan asisten pelatih PSM Makassar, Budiardjo Thalib sukses mengantarkan Persik Kediri lolos ke Liga 1 musim 2020 mendatang.
Kehadiran Budiardjo Thalib sebagai pelatih Persik Kediri memberikan perubahan besar dalam tim. Terbukti Macan Putih (julukan Persik Kediri) sukses mengunci satu tiket untuk promosi ke Liga 1 musim depan.

Selain itu, anak asauh Budiardjo Thalib sukses menembus babak final Liga 2 musim 2019 ini, usai mengalahkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 5-4 (adu pinalti).
Budiardjo Thalib merupakan mantan pemain PSM Makassar. Selain menjadi seorang pemain dia juga pernah menjadi asisten pelatih Luciano Leandro pada tahun 2016. Usai Luciano dipecat dia menjadi carateker pelatih PSM beberapa laga sebelum digantikan oleh Robert Rene Alberts.
Selain bersama PSM, ternyata Budi sapaan akrabnya merupakan mantan asisten Persipura Jayapura beberapa musim terakhir. Setelah menangani Mutiara Hitam, Budiardjo terpilih menjadi Pelatih Persik Kediri untuk menggantikan peran Nazal Mustofa.
Sempat Diragukan Suporter Persikmania dan Publik Kediri
Sejak ditunjuk sebagai arsitek baru Persik Kediri, Budi tidak langsung diterima begitu saja dari publik hingga suporter Persikmania. Budi dinilai belum mumpuni dan tidak memiliki pengalaman banyak di persepakbolaan Indonesia.
Suara-suara protes ramai mengisi sosial media. Mulai prestasi dan sepak terjang sang pelatih masih asing di telinga Persikmania.
Budiardjo pun tidak menanggapi soal itu. Ia terus berupaya untuk membuktikan diri sebagai pelatih yang layak. Perlahan-lahan dia sukses memberikan perubahan besarb buat klub asal Kediri itu. Kini Budiardjo sukses mempersembakan prestasi gemilang buat Persik.
Persik Kediri pun lolos ke Liga 1 dan menembus partai final Liga 2. Itu merupakan prestasi yang luarbiasa, setelah Persik absen lama di kasta tertinggi Liga Indonesia.
“Dari awal banyak yang anggap remeh. Kami juga dianggap tim kelas bawah,” kata Budiarjo Thalib, Sabtu (23/11/2019).
Selain itu, jajaran Manajemen dan beberapa teman menilai bahwa Persik tetap bertahan di Liga 2. Namun, Budiardjo menjawab dengan semangat.
“Manajemen dan teman-teman bilang bahwa tim ini baru dan biarkan bertahan di Liga 2, saya pun bilang tidak, jika kita bisa, kenapa tidak,” tambah Budiardjo.
Hadapi Persita Tanggerang di Final Liga 2
Persik Kediri pun berpeluang untuk menjuarai Liga 2 jika mampu menumbangkan Persita Tanggareng.
Laga kedua tim berlangsung Senin 25 November 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Muhammad Srahlin
![]()





























