Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Angka Kebakaran Hutan dan Lahan di Sulsel Capai 474,91 Ha, Pinrang Jadi Sorotan

badge-check

					Angka Kebakaran Hutan dan Lahan di Sulsel Capai 474,91 Ha, Pinrang Jadi Sorotan Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.

Hadir Staf Ahli Hubungan Antar Lembaga Kemenhut Fahrizal, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman didampingi Plt Kepala Dinas LHK Andi Kasman di Rakor pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Ruang Rapat Pimpinan, kantor Gubernur.

Fahrizal mengatakan Angka Kebaran Hutan dan Lahan di Sulsel cukup tinggi, jika melihat data titik spot dan luas lahan yang terbakar berdasarkan fungsi kawasan 474,91 hektare (ha), 444,34 ha berada di Areal Penggunaan Lain (APL).

“Kami telah paparkan berkenaan dengan kondisi hotspot dan luas lahan terbakar. Tadi kami menyambut baik bahwa respon pak Gubernur sulawesi selatan bahwa memerintahkan kepada jajarannya,

untuk mempersiapkan sesuatunya ke depan berkenaan dengan seandainya nanti akan ada eskalasi peningkatan titik hotspot dan kebakaran,” ucapnya kepada awak media. Jumat (11/7/2025).

Berdasarkan data Kemenhut, luas kawasan hutan dan lahan di Sulsel tahun ini, terdapat di 6 Kabupaten yakni, untuk APL di Pinrang 311,01 ha, Sidrap 85,09 ha, Wajo 40,26 ha dan Hutan Produksi 28,45 ha.

Selanjutnya, APL Kabupaten Enrekang 6,94 ha, Luwu 1,04 ha dan Luwu Timur pada Hutan Produksi 2,12 ha sehingga total ada 474 91 ha.

“Tadi juga kita dengarkan paparan terutama informasi cuaca dari BMKG bahwa untuk wilayah sulawesi selatan itu kemaraunya bergeser. Kemaraunya cukup pendek termasuk kategori kemarau basah.

Ini sedikit menandakan bahwa kondisi alam sedikit mendukung dalam rangka meminimalkan berkenaan dengan kejadian kebakaran di sulawesi selatan,” ujarnya.

“Terima kasih kepada pak gubernur dan jajarannya berkenaan dengan kesiapsiagaan nantinya berkenaan kejadian kebakaran di kabupaten,” tambah Fahrizal.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Gubernur Sulsel beri bantuan Korban Kebakaran 12 Rumah di Bulukumba

26 April 2026 - 10:11 WITA

Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur

25 April 2026 - 10:00 WITA

SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

23 April 2026 - 17:56 WITA

Gubernur Sulsel Temui Menteri PU RI dengan Daftar Usulan Infrastruktur, Stadion hingga Ruas Seko Lutra

22 April 2026 - 08:23 WITA

Jufri Rahman Ingatkan Petuah Bijak Dorong Literasi saat Sambangi UPT Kearsipan Sulsel

21 April 2026 - 18:26 WITA

Trending di Pemprov Sulsel