Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bulukumba

Angka Bencana di Bulukumba Turun, Tapi Dampaknya Mengejutkan, Ribuan Warga Terdampak

badge-check

					Banjir Melanda Bulukumba pada Tahun 2025. (Foto: Berita.News/ Syarif) Perbesar

Banjir Melanda Bulukumba pada Tahun 2025. (Foto: Berita.News/ Syarif)

BERITA.NEWS, Bulukumba — BPBD Bulukumba merilis data mengejutkan soal 77 peristiwa bencana yang terjadi sepanjang 2025, dengan ribuan warga ikut terdampak.

Rilis tersebut dipaparkan pada Selasa (6/1/2026) dan menjadi peringatan dini bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Bulukumba, Abd Haris mengungkapkan bahwa jenis bencana yang terjadi cukup beragam sepanjang tahun berjalan.

Dari hasil rekapitulasi, kejadian pohon tumbang tercatat sebagai kasus terbanyak, disusul kebakaran serta operasi pencarian dan evakuasi korban.

Meski jumlah kejadian dinilai menurun dibanding tahun sebelumnya, dampak kerusakan yang ditimbulkan tetap signifikan terhadap kondisi sosial dan lingkungan warga.

Dalam keterangannya, Abd Haris merinci 22 kasus pohon tumbang, 18 kebakaran, 13 operasi pencarian, 9 angin kencang, 9 tanah longsor, dan 6 peristiwa banjir.

Baca Juga :  Antisipasi Kekeringan Ekstrem, Pemkab Bulukumba Perkuat Kesiapsiagaan Pertanian

Yang mengejutkan, jumlah banjir memang lebih sedikit, namun dampaknya terhadap populasi manusia justru paling besar, dengan total 3.509 jiwa terdampak.

“Totalnya ada 77 peristiwa bencana sepanjang 2025, jumlah warga terdampak mencapai 3.509 jiwa,” ujar Abd Haris.

Secara tren statistik, angka bencana tersebut mengalami penurunan signifikan dibanding 2024 yang mencapai 177 peristiwa dan tahun 2023 yang tembus 354 kejadian.

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf (Andi Utta) telah lebih dulu menginstruksikan kesiapsiagaan penuh sejak akhir 2025.

Menurutnya, letak geografis Bulukumba yang diapit sungai, perbukitan, dan wilayah pesisir membuat daerah ini sangat rentan terhadap bencana hidrometeorologi.

Andi Utta menegaskan bahwa perilaku manusia menjadi faktor penentu dalam memperparah ataupun mengurangi risiko bencana di wilayah tersebut.

Kerusakan lingkungan dan kebiasaan membuang sampah sembarangan disebut sebagai pemicu utama terjadinya banjir dan bencana serupa di musim penghujan.

“Kalau lingkungan tidak dijaga, sungai penuh sampah dan hutan rusak, cepat atau lambat bencana akan datang,” tegas Andi Utta.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan saluran air serta melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar sebagai bentuk mitigasi dini.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Antisipasi Kekeringan Ekstrem, Pemkab Bulukumba Perkuat Kesiapsiagaan Pertanian

21 April 2026 - 21:33 WITA

kekeringan

Hari Pertama Bertugas, Kalapas Bulukumba Sambangi Kejari hingga Polres

20 April 2026 - 19:47 WITA

silaturahmi

Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

17 April 2026 - 21:19 WITA

mtq

BKAD Turun Tangan! Kendaraan Dinas OPD Pemkab Bulukumba Disisir, Ada yang Hilang?

13 April 2026 - 18:02 WITA

kendaraan-dinas

Sertijab Polres Bulukumba Digelar, 10 Perwira Polres Bulukumba Resmi Berganti

13 April 2026 - 17:47 WITA

sertijab
Trending di Bulukumba