Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

DPRD Makassar

Al Hidayat Syamsu Minta Orang Tua Fokus Pendidikan Anak Sejak Dini

badge-check

					Al Hidayat Syamsu Minta Orang Tua Fokus Pendidikan Anak Sejak Dini Perbesar

BERITA.NEWS, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Al Hidayat Syamsu menggelar sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Grand Maleo, Sabtu (11/6/2022).

Pada kesempatan itu, Al Hidayat Syamsu menyampaikan, pendidikan di Indonesia berbeda dengan luar negeri. Di mana, para anak didik belajar sejak dini berdasarkan orientasi pekerjaan dimasa mendatang.

“Misalnya, mereka pelukis maka sejak kecil diajarkan terkait hal itu. Di Indonesia berbeda, lain dipelajari lain yang dikerjakan,” tukas Al Hidayat Syamsu.

Sehingga, kata Politisi PDIP itu mengajak dan meminta orang tua fokus dengan pendidikan anak. Sejak dini, orang tua mesti melihat kesukaan dari anak. Sebab, tak sedikit keinginan berbeda antara orang tua dan anak.

“Ada orang tua mau anaknya jadi dokter. Tapi, anak suka olahraga yang nantinya bisa jadi atlet. Makanya, orang tua cari tau potensi si anak ” jelasnya.

Olehnya itu, Al Hidayat, mengajak para peserta membantu menyebarluaskan perda tentang penyelenggaraan pendidikan. Minimal di lingkungan masing-masing peserta sosialisasi ini.

“Kita juga minta peran masyarakat dalam membantu sebarluaskan perda penyelenggaraan pendidikan ini,” pungkasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Hikmah Mangani mengatakan, perda tentang pendidikan ini harapannya tidak ada lagi anak di Makassar tidak mengenyam pendidikan.

“Kehadiran pemerintah dan DPRD bagaimana mengakomodir masyarakat utamanya yang kurang beruntung dalam mendapatkan pendidikan dan ijazah,” jelas Hikmah.

“Alhamdulillah, kementerian mengeluarkan paket A, B, dan C untuk memberikan keterangan bahwa telah mendapatkan pendidikan,” tambahnya.

Dia menjelaskan, paket yang diterbitkan pemerintah dulunya dianggap sebelah mata. Karena namanya ujian persamaan tapi sekarang penyetaraan.

“Kesukseskan pendidikan itu berada di orang tua, biar bagaimana pemerintah berbuat tapi tidak ada peran orang tua itu sama saja,” tukasnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Otda 2026, Kota Makassar Satu-satunya Pemda Luar Pulau Jawa Berhasil Raih Penghargaan 

27 April 2026 - 13:47 WITA

Kapolrestabes Makassar Tegaskan Tak Ada Keterlibatan TNI dalam Aksi Demo Ricuh

26 April 2026 - 15:08 WITA

Mubes IKA Unhas Momentum Alumni Berkontribusi Untuk Bangsa

26 April 2026 - 12:31 WITA

Tjakap Djiwa Diluncurkan, Aryaduta Makassar Mulai Program Wellness

25 April 2026 - 18:59 WITA

Appi Dorong KORMI Hidupkan Olahraga Massal se-Kota Makassar

25 April 2026 - 15:02 WITA

Trending di Makassar