Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

RSKD Dadi Siapkan Kamar VIP, Khusus Politisi Depresi di 2024

badge-check

					Direktur RSKD Dadi dr Arman Bausat (BERITA.NEWS/Andi Khaerul) Perbesar

Direktur RSKD Dadi dr Arman Bausat (BERITA.NEWS/Andi Khaerul)

BERITA.NEWS,Makassar- Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi menyiapkan Room VIP bagi para politisi atau Calon Legislatif (Caleg) yang alami depresi gagal terpilih 2024.

Direktur RSKD Dadi Arman Bausat mengatakan pihaknya menyiapkan kamar VIP bagi politisi yang butuh perawatan kejiwaan setelah Pileg ataupun Pilkada 2024.

“Antisipasi Caleg ini kami sebenarnya tetap menyiapkan (tempat) karena mereka kan calon-calon pemimpin kan,

kami ada VIP kamar tapi itu tetap harus ada BPJS,

kalau tidak kan kasian dia akan bayar banyak kalau tiap hari sampai 5 bulan atau VIP tahunan, maka orang kaya pun akan miskin,” ucapnya.

Menurutnya, kebanyakan dari mereka karena depresi berat, apalagi masa Kampanye yang habiskan banyak dana, namun hasil sesuai harapan.

Baca Juga :  SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

“Apalagi kan dia sudah korban banyak, di janji masyarakat dan kecewa berat kalau tidak berhasil kan depresi. Makanya tergantung mental masalah uang nda ji

Kalau dia mental lemah apa yang ia harapkan tidak sesuai kenyataan, bisa masuk,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr Arman mengatakan gangguan jiwa akan melewati beberapa fase tidak serta-merta masuk kategori Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Gangguan jiwa itu kan tidak tiba-tiba juga, dia masuk fase depresi, tertekan, biarkan terus berlanjut nah sudah mulai masuk fase halusinasi, gila,” jelasnya.

dr Arman mengaku RSKD Dadi sudah pernah menangani hal serupa terjadi pada politisi saat Pemilu yang lalu. Hanya saja menjadi privasi pasien.

“(Tiap Pilkada ada?) Tidak boleh buka aib orang, iya ada.

Itukan sudah modal besar habis kan, janji tim sukses pasti menang ternyata kalah telak, pasti stress,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

23 April 2026 - 17:56 WITA

Gubernur Sulsel Temui Menteri PU RI dengan Daftar Usulan Infrastruktur, Stadion hingga Ruas Seko Lutra

22 April 2026 - 08:23 WITA

Jufri Rahman Ingatkan Petuah Bijak Dorong Literasi saat Sambangi UPT Kearsipan Sulsel

21 April 2026 - 18:26 WITA

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Trending di Pemprov Sulsel