Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

DPRD Makassar

Budi Hastuti Minta Sinergi Pemerintah-Pedagang Berdayakan Pasar Tradisional

badge-check

					Budi Hastuti Minta Sinergi Pemerintah-Pedagang Berdayakan Pasar Tradisional Perbesar

BERITA.NEWS, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Budi menilai perlunya sinergi antara pemerintah dan para pedagang dalam memberdayakan pasar tradisional serta penataan pasar modern di Kota Makassar.

Hal itu disampaikan Budi Hastuti saat menggelar Sosialisasi Perda nomor 15 tahun 2009 tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern Kota Makassar, di KHAS Hotel Makassar, Selasa (24/5/2022).

“Sekarang sudah banyak pasar modern yang telah menjamur di Kota Makassar, artinya bagaimana sinergi antara pemerintah dan pedagang agar pasar tradisional bisa terus diberdayakan, sehingga tidak terus terkikis dengan pasar modern,” ujar Legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini.

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar ini menjelaskan bahwa pentingnya perlindungan pasar tradisional dan penataan untuk pasar modern yang ada di Kota Makassar, agar nantinya masyarakat paham bagaimana pasar tersebut bisa beroperasi di suatu tempat.

Sementara, hadir sebagai narasumber, Pemerhati Masyarakat, Babrah Kamal mengatakan saat ini pasar modern sudah tumbuh melampaui pasar tradisional karena memang pasar modern menjamur seperti bertumbuh di kota Makassar, sebut saja para supermarket yang ada di setiap sudut kota.

“Ini mengindikasikan bahwa Makassar tempat pertumbuhan perekonomian, tapi jangan tinggalkan pasar tradisional kita agar para pedagang bisa menyambung hidup lewat para pembeli,” jelasnya.

Baca Juga :  Hari Otda 2026, Kota Makassar Satu-satunya Pemda Luar Pulau Jawa Berhasil Raih Penghargaan 

Babrah juga menyampaikan bahwa ada perilaku perbedaan antara pasar modern dan tradisional. Kalau pertumbuhan pasar modern distribusinya yang lebih baik, produk yang lengkap, kemudahan dan kenyamanan.

“Kalau pertumbuhan pasar tradisional itu masih stagnan karena produk yang dijual turun temurun hanya itu saja, tetapi ada waktu pada masanya pasar tradisional jauh lebih dibutuhkan ketika berurusan masalah rempah dan bahan pangan lainnya,” katanya.

Disamping itu, hadir juga sebagai narasumber dari Politisi Gerinda, Iksan Abduh Husain. Ia menyampaikan Pasar tradisional memang dalam dekade sekarang sudah tergerus keadaannya dengan berkembangnya pasar modern, karena mungkin banyak kelebihan yang dianggap lebih baik daripada pasar tradisional.

“Tapi kita tidak bisa pungkiri bahwa pasar tradisional itu tidak bisa hilang, karena pasar tradisional adalah tonggak ekonomi kerakyatan. Kalau pasar modern pemiliknya jelas, kalau tradisional satu pasar banyak pemiliknya. Disinilah tugas masyarakat agar pasar tradisional bisa eksis,” ungkapnya.

Akan tetapi, kata Iksan, pasar tradisional juga punya kelebihan sebagai pasar rakyat, yaitu interaksi dengan para pengunjung dan pedagang pasar itu jauh lebih mudah dibanding dengan pasar modern.

“Kalau pasar modern itu cuma datang, ambil barang, bayar terus pulang. Sedangkan kalau di pasar tradisional kita bisa ketemu tetangga, saling berinteraksi, saling tawar menawar bahkan bisa berjam-jam di pasar tersebut,” pungkasnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan K3 Umum

27 April 2026 - 16:10 WITA

Hari Otda 2026, Kota Makassar Satu-satunya Pemda Luar Pulau Jawa Berhasil Raih Penghargaan 

27 April 2026 - 13:47 WITA

Kapolrestabes Makassar Tegaskan Tak Ada Keterlibatan TNI dalam Aksi Demo Ricuh

26 April 2026 - 15:08 WITA

Mubes IKA Unhas Momentum Alumni Berkontribusi Untuk Bangsa

26 April 2026 - 12:31 WITA

Tjakap Djiwa Diluncurkan, Aryaduta Makassar Mulai Program Wellness

25 April 2026 - 18:59 WITA

Trending di Makassar