Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Mobil Teman Bus di Makassar Berhenti Operasi 30 Hari

badge-check

					Mobil Teman Bus di Makassar Berhenti Operasi 30 Hari Perbesar

BERITA.NEWS,Makasaar- Pemerintah hentikan sementara Teman Bus. Bukan hanya Makassar, tapi berlaku untuk beberapa daerah yang juga menerima program dari Kementrian Perhubungan tersebut. Kamis (6/1/2022).

Kepala UPT Transportasi Mamminasata Teman Bus Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Prayudi Syamsibar membenarkan Teman Bus berhenti beroperasi untuk sementara waktu.

Meski demikian, Prayudi menyebut tidak hanya Mobil Teman Bus Kota Makassar yang dihentikan beroperasi. Tapi juga berlaku sama di Banyumas, Surabaya, Bandung, dan bogor.

“Teman Bus ini tidak berhenti beroperasi permanen jadi teman bus ini berhenti beroperasi sementara karena ada kendala teknis. Istirahat operasional ini bukan cuma berlaku di Makassar, tapi berlaku juga di daerah dan kota-kota yang lain. Jadi Makassar, Banyumas, Surabaya, Bandung, dan Bogor,” ucapnya.

Baca Juga :  SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

Berdasarkan surat  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) per tanggal 31 Desember 2021. Pemberhentian sementara Teman Bus akan berlangsung selama 30 hari kerja. Sehingga diperkirakan Teman Bus ini akan kembali beroperasi pada Februari 2022 mendatang.

“Berhenti beroperasi, istirahat beroperasi itu paling lama 30 hari kerja,” kata Prayudi.

Olehnya itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Kota Makassar akan terus mengevaluasi terkait pelayanan Teman Bus. Termasuk suara penolakan para supir pete-pete.

“Pelayanan ini (Teman Bus), tidak akan berhenti melayani untuk kawasan makassar dan sekitarnya. Cuma memang kita lakukan pendekatan secara persuasif dengan pete-pete. Ketika ada dinamika dan riak-riak itu dimaklumi. Tapi, pasti ada usaha-usaha dari pemerintah daerah untuk mencari solusi,” pungkasnya.

Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

SPMB Sulsel 2026, Disdik Berlakukan Jalur Domisili Radius Zona 1 dan 2

23 April 2026 - 17:56 WITA

Gubernur Sulsel Temui Menteri PU RI dengan Daftar Usulan Infrastruktur, Stadion hingga Ruas Seko Lutra

22 April 2026 - 08:23 WITA

Jufri Rahman Ingatkan Petuah Bijak Dorong Literasi saat Sambangi UPT Kearsipan Sulsel

21 April 2026 - 18:26 WITA

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Trending di Pemprov Sulsel