Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Presiden Jokowi Harap Produktivitas Bawang di Lumbung Pangan Meningkat

badge-check

					Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi melakukan penanaman bawang di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (14/12/2021). ANTARA/HO-Rusman-Biro Pers Sekretariat Presiden Perbesar

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi melakukan penanaman bawang di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (14/12/2021). ANTARA/HO-Rusman-Biro Pers Sekretariat Presiden

BERITA.NEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap produktivitas bawang merah di lokasi lumbung pangan (food estate) di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah dapat terus meningkat.

“Kita harapkan dengan produktivitas yang makin baik, intervensi di bibit, diharapkan pendapatan dari petani akan meningkat dan ini akan saya lihat setelah panen,” kata Presiden Jokowi, di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Selasa (14/12/2021).

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut seusai melakukan penanaman bawang bersama dengan Ibu Negara Iriana Jokowi dan para petani bawang di lokasi lumbung pangan.

Presiden juga memastikan bahwa para petani yang menanam bawang di lahan seluas 339 hektare tersebut betul-betul mendapatkan keuntungan.

Presiden Jokowi menambahkan, para petani juga akan mendapatkan pendampingan dari Kementerian Pertanian.

“Kita dapat memastikan kalau nanti panen sudah terjadi, berarti per hektare mendapatkan berapa ton, kemudian ongkos di produksinya berapa, sehingga ketemu betul bahwa para petani memang mendapatkan keuntungan dari menanam bawang merah ini,” kata Presiden.

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Presiden Jokowi menekankan pentingnya menyiapkan penyalur (off-taker) yang akan membeli, sehingga kepastian harga dari bawang merah tersebut dapat terjamin.

“Paling penting juga disiapkan ‘off-taker’ yang membeli dari bawang merah yang telah kita tanam tadi, sehingga kepastian harga, kepastian yang membeli itu ada dan harga yang ada tidak dipermainkan oleh para tengkulak,” ujar Presiden pula.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penanaman bawang bersama tersebut, yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional