Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bola

Newcastle United Resmi Dibeli Konsorsium Milik Putra Mahkota Arab Saudi

badge-check

					Patung Bobby Robson di stadion St James Park milik Newcastle United. ANTARA/Reuters/LEE SMITH Perbesar

Patung Bobby Robson di stadion St James Park milik Newcastle United. ANTARA/Reuters/LEE SMITH

BERITA.NEWS, Jakarta – Newcastle United telah resmi dibeli konsorsium asal Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF), ungkap klub Liga Premier Inggris tersebut dalam sebuah pernyataan pada Kamis (7/10).

“Setelah selesainya Tes Pemilik dan Direktur Liga Premier Inggris, klub telah dijual ke konsorsium dengan segera,” kata Liga Premier Inggris dalam situs resmi mereka yang dikutip Reuters.

Konsorsium itu sendiri milik Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman. Setelah gagal pada tahun 2020 lalu, PIF berhasil mengambil alih kepemilikan Newcastle.

PIF sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka menawarkan 305 juta poundsterling (sekitar Rp5,89 triliun) untuk membeli klub timur laut tersebut dari pengusaha asal Inggris Mike Ashley pada 9 April 2020.

Namun, kesepakatan itu gagal diwujudkan pada Juli 2020 di tengah pengawasan dari Liga Premier Inggris, yang mendapat tekanan untuk menghentikan penjualan Newcastle karena kekhawatiran atas dugaan pembajakan siaran di Arab Saudi.

“Liga Premier Inggris, Newcastle United, dan St James Holdings Limited hari ini telah menyelesaikan sengketa pengambilalihan klub oleh konsorsium PIF, PCP Capital Partners dan RB Sports & Media,” tambah pihak Liga Inggris.

“Sengketa hukum tersebut terkait entitas mana yang akan memiliki dan/atau memiliki kemampuan untuk mengendalikan klub setelah pengambilalihan.”

“Liga Premier sekarang telah menerima jaminan yang mengikat secara hukum bahwa Kerajaan Arab Saudi tidak akan mengendalikan Klub Sepak Bola Newcastle United.”

Perselisihan tersebut melibatkan beIN Sports milik Qatar, pemegang hak siar Liga Premier Inggris di Timur Tengah, yang telah dilarang beroperasi di Arab Saudi.

Arab Saudi mencabut larangan itu pada Rabu demi mempercepat kesepakatan tersebut tercapai.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Nerazzurri Gagal Amankan Kemenangan di Turin, Torino vs Inter 2-2

27 April 2026 - 07:27 WITA

Arsenal Tumbangkan Newcastle 1-0, Salip Manchester City di Papan Atas

26 April 2026 - 08:06 WITA

Petaka Injury Time, Madrid Gagal Menang di Kandang Betis

25 April 2026 - 06:47 WITA

Misi Sulit Madrid di Kandang Betis, Gelar Jadi Taruhan

24 April 2026 - 07:10 WITA

Kalahkan Tuan Rumah, Manchester City Kudeta Arsenal

23 April 2026 - 06:07 WITA

Trending di Bola