Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sport

Leani Ratri Raih Perak Para-Badminton Tunggal Putri SL4 Paralimpiade

badge-check

					Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah (tengah) memperlihatkan medali emas setelah menang 21-18, 21-12 atas wakil China Cheng Hefang/Ma Huihui pada final ganda putri SL3-SU5 di Stadion Nasional Yoyogi, Jepang, Sabtu (4/9/2021). (ANTARA/HO-KBRI Tokyo) Perbesar

Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah (tengah) memperlihatkan medali emas setelah menang 21-18, 21-12 atas wakil China Cheng Hefang/Ma Huihui pada final ganda putri SL3-SU5 di Stadion Nasional Yoyogi, Jepang, Sabtu (4/9/2021). (ANTARA/HO-KBRI Tokyo)

BERITA.NEWS, Jakarta – Leani Ratri Oktila mempersembahkan meraih medali perak ketiga bagi kontingen Indonesia dari cabang para-badminton tunggal putri SL4 Paralimpiade Tokyo 2020 setelah mengalami kekalahan di final yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Minggu (5/9/2021).

Atlet peringkat satu harus puas meraih perak setelah ditundukkan pebulu tangkis China Cheng He Fang dalam rubber game melelahkan dengan skor akhir 19-21, 21-17, 16-21.

Persaingan di gim pertama terjadi begitu ketat, kedua pemain saling kejar mengejar poin untuk saling menciptakan keunggulan.

Jelang akhir gim, Ratri yang sudah unggul 19-17 justru tersusul karena temponya mengendur. Cheng yang melihat ini mengambil inisiatif serangan hingga bisa mencetak empat poin berturut-turut menjadi 19-21.

Tak ingin mengulangi kesalahan, Ratri memaksa mengeluarkan tenaga ekstra untuk menyamakan kedudukan. Usaha Ratri pun terbayar melalui terciptanya empat poin keunggulan.

Pada match point gim kedua, Leani sempat meminta waktu untuk minum namun ditolak wasit. Untungnya pukulan Cheng melebar keluar dan menyudahi gim kedua.

Ratri yang kelelahan, sempat tertunduk di pinggir lapangan untuk menghela energi, sebelum akhirnya kembali memulai gim penentuan.

Tenaga Ratri sudah terkuras, ditambah sehari sebelumnya menjalani dua laga semifinal dan final ganda putri SL3-SU5, membuatnya tak bisa fokus di gim penentu.

Kebanyakan poin yang diciptakan Cheng diperoleh akibat pukulan Ratri yang keluar lapangan atau kesalahan. Mulai dari bola menghantam net, lob yang terlalu jauh, hingga pengembalian pukulan yang melenceng ke samping lapangan.

Atlet asal Riau ini pun harus menyerah setelah 50 menit berlaga melawan atlet peringkat dua itu.

Selain menyabet medali emas, China juga merebut medali perunggu dari laga penentuan yang berlangsung bersamaan. Adalah Ma Hui Hui yang tampil sebagai pemenang, mengalahkan Helle Sofie Sagoey dari Norwegia 21-12, 21-5.

Dengan raihan medali perak ini, maka Ratri sudah menyumbangkan dua medali dari cabang olahraga para-badminton Paralimpiade Tokyo 2020.

Hari Sabtu, Ratri dan Khalimatus Sadiyah mempersembahkan emas pertama bagi kontingen Indonesia di pesta olahraga multicabang terbesar di dunia.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

PBSI Sulsel Matangkan Kepanitiaan Musprov 2026, Siap Digelar 8 Februari

7 Februari 2026 - 17:58 WITA

32 Peserta Ikuti Try Out Kick Boxing Perdana di Parepare

6 Februari 2026 - 18:31 WITA

Kick Boxing

Arena Pacuan Kuda Bontonyeleng Siap 90 Persen, Latber Antar Kabupaten Digelar di Bulukumba

10 November 2025 - 14:25 WITA

Latber

Serunya Yamaha Cup Prix 2025 di Tanjung Bira: Ribuan Penonton Disuguhkan Aksi Pembalap Nasional

4 Agustus 2025 - 18:34 WITA

Turnamen Mini Soccer U-40 ZonaR57 Siap Guncang Parepare, Hadiah Puluhan Juta Disiapkan

31 Juli 2025 - 21:22 WITA

mini-soccer
Trending di Sport