Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Korlantas Gelar Rakor Samsat, Kompolnas: Mendukung Pelaksanaan Good Governance

badge-check

					Korlantas Gelar Rakor Samsat, Kompolnas: Mendukung Pelaksanaan Good Governance Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar rapat koordinasi pembina Samsat tingkat Nasional tahun 2020. Rakor ini untuk menyatukan persepsi dalam mewujudkan pelayanan Samsat berbasis IT kepada masyarakat guna menyonsong era digital.

Rakor berlangsung dua hari (26-27/11/2020) di JW Marriott Hotel Kuningan Jakarta.

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) selaku pengawas fungsional Polri. Rakor Korlantas yang digagas Kakorlantas Polri Irjen Istiono dan Dir Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusuf ini dinilai mempunya inovasi bagus dalam membangun pelayanan publik berbasi IT. Acara dibuka langsung oleh Kapolri Jendral Idham Azis melalui video virtual yang diikuti seluruh Pembina Samsat seluruh Indonesia.

Anggota Kompolnas RI Irjen Pol (purn) Drs. Pudji Hartanto MM melihat upaya Polri khususnya Korlantas merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang harus menjadi perhatian semua sebagai langkah-langkah moderenisasi pelayanan publik menuju era teknologi Industri 4.0.

Mantan Kakorlantas Polri ini menuturkan bahwa pemanfaatan media promosi Polri/Polantas dijadikan sebagai sarana mensosialisasikan kinerja dan program unggulan Polri/Polantas yang terus dikembangkan, agar terus meningkatnya indeks kepuasan masyarakat, sehingga trust society terus terbentuk.

Sementara bagi masyarakat, keuntungan inovasi pelayanan Polantas berbasis teknologi meliputi penghematan biaya dan waktu, tidak perlu datang langsung ke tempat pelayanan. “Masyarakat akan mendapatkan akses cepat dan tepat, adanya peringkasan prosedur konvensional karena sudah berbasis online, jadi jangan lagi ada istilah pelayanan berbasis online setengah konvensional,” kata Pudji Hartanto.

Selain itu, kepastian informasi yang diberikan bersifat resmi dan informatif serta dapat dipercaya publik. Akses E-Government perlu memanfaatkan media sosial sebagai jalur akses. Pendekatan ini sebagai bentuk komunikasi Polri/Polantas dengan masyarakat.

“Mendukung pelaksanaan good governance, salah satu prinsipnya menurut UNDP adalah adanya transparansi baik penggunaan anggaran maupun kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Dia berharap Polantas dapat melihat ke arah mana kebutuhan masyarakat di era teknologi industri 4.0 yang serba digital.

“Sekali lagi Kompolnas mengapresiasi karena hal ini sedapat mungkin mengurangi keluhan masyarakat di bidang pelayanan masyarakat bidang lalulintas. Dengan harapan terus meningkatkan pelayanan publik berbasis inovasi teknologi sehingga mampu meningkatkan kepuasan pelayanan Polri di era teknologi industri 4.0 kini,” imbuh Pudji Hartanto.

– MAULANA KARIM

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional