Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Appi Walikota, Warga Meninggal Diurus Pemerintah, Gratis Perawatan Jenazah Hingga Pemakaman

badge-check

					Appi Walikota, Warga Meninggal Diurus Pemerintah, Gratis Perawatan Jenazah Hingga Pemakaman Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada warga, menjadi topik besar kampanye virtual Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar nomor urut 2, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman), Jumat (13/11/2020).

Salah satu upaya peningkatan pelayanan pemerintah, namun mengurangi beban finansial warga yang ditawarkan Appi-Rahman kepada warga, adalah menggratiskan biaya pemakaman.

Mulai dari pengurusan jenazah, pengantaran ambulance hingga pemakaman. “Semuanya ditanggung pemerintah. Kita tidak boleh membebani warga yang sedang berduka. Mulai dari ambulacenya, memandikan jenazahnya hingga biaya pemakamannya,” ujar Appi.

Menurut Appi, menggratiskan biaya pemakaman memang terlihat remeh. Tapi, punya arti besar di mata warga. Terutama warga yang tidak memiliki kemampuan lebih. Meringankan beban warga di tengah situasi sulit seperti sekarang, akan sangat terasa dampaknya.

“Persoalan-persoalan kecil seperti ini kadang dilupakan, tapi bagi sebagian orang ini dianggap berat kalau ada beban seperti ini. Justru disinilah pemerintah harus hadir,” lanjut calon walikota yang memang sering aktif di kegiatan sosial ini.

Pemakaman gratis dilontarkan Appi sebagai jawaban dari pertanyaan warga Bontoala Tua, Kecamatan Bontoala, yang menggelar nonton bareng kampanye virtual Appi-Rahman. Rencana menggratiskan pemakaman warga ini adalah bagian dari program Appi-Rahman yang lebih memberdayakan dan memperhatikan pemandi jenazah di Kota Makassar.

Baca Juga :  Soal Aksi Seruan Dukung JK di Makassar, KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri

“Nah, pekerja-pekerja sosial ini yang harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang. Tak hanya pemandi jenazah. Seperti imam masjid, marbot, guru mengaji, guru sekolah minggu dan lain-lainnya lagi,” lanjut Appi.

Lebih jauh, Appi menegaskan kebijakan-kebijakannya bersama Rahman Bando nantinya benar-benar berpihak ke masyarakat. Karena itu adalah amanat undang-undang. “Kami ingin menjadi pemecah permasalahan warga Kota Makassar. Desentralisasi sebagian kewenangan pemerintah pusat ke warga daerah, adalah amanat undang-undang reformasi. Dalam undang-undang disebutkan ada 13 kewajiban pemerintah terhadap masyarakat. Salah satunya adalah kualitas kehidupan,”tutur Appi lagi.

“Dibutuhkan ikhtiar yang sungguh-sungguh tulus untuk mencapai target meningkatkan kualitas kehidupan warga. Makanya kebijakan pemerintah harus tepat sasaran. Supaya efisien dan tidak terjadi pemborosan anggaran yang selama ini terjadi. Apalagi di tengah pandemi Covid-19. Dampak Covid-19 akan terasa ringan kalau kita hadapi bersama,”demikian Appi.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tak Lagi Gelap, 40 Lampu Solar Cell Terangi Kepulauan Makassar

19 April 2026 - 15:27 WITA

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Trending di Makassar