Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Dua Alasan Budayawan Sulsel Asmin Amin Pilih Menangkan Appi-Rahman

badge-check

					Dua Alasan Budayawan Sulsel Asmin Amin Pilih Menangkan Appi-Rahman Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Seniman dan budayawan Sulawesi Selatan, Asmin Amin, menegaskan pilihan kepada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali kota Makassar, Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman).

Bahkan eks anggota DPR RI Fraksi PKS ini mengundang secara khusus Appi ke kediamannya untuk bertemu dan berdialog dengan warga sekitar di Pondok Lestari, Jl Dg Tata 1 Blok 4, Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Selasa (3/11/2020).

Asmin secara pribadi menyebut ada dua alasan utama ia memilih untuk mendukung dan memenangkan Appi-Rahman di Pilwali Makassar 2020 ini.

“Pertama Appi ini keturunan dari orang-orang yang hebat di Mandar, ada kampung yang namanya Barugaya, di situmi kompleks markasnya santri semua, ulama-ulama besar jadi dia punya keturunan itu dari situ,” ungkapnya.

Dari sinilah menurutnya tercermin sikap dan pembawaan Appi yang santun dan religius.

“Sering kita saksikan sendiri itu kalau main PSM dan sudah masuk waktu Salat, dia tinggalkan dulu baru pergi Salat,” sambungnya.

Sikap dan pembawaan Appi ini pun ia nilai sebagai modal besar untuk memimpin Makassar.

“Saya yakin Pak Appi akan jauh dari keinginan ataupun niat untuk korupsi. Apalagi untuk soal cari uang atau keuntungan materil, Pak Appi sebenarnya tidak usah sibuk-sibuk mencalonkan jadi wali kota, cukup jadi Direktur di salah satu perusahaan Bosowa kan sudah selesai, jadi Pak Appi ini memang memiliki niatan yang baik untuk membawa kota Makassar lebih maju lagi,” paparnya.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Selain faktor pembawaan dan sikap yang dicerminkan Appi selaku calon wali kota, alasan kedua Asmin mendukung Appi-Rahman, sebab cuma Paslon nomor urut 2 ini yang bakal memperhatikan kebudayaan di Makassar.

“Karena saya sebagai seniman, budayawan yah artinya semenjak republik ini ada belum ada pemerintah yang bisa bangun gedung kesenian, salah satu program Pak Appi itu mau membangun gedung kesenian bertaraf internasional yang kedua dia mau membuat semacam ruang kebudayaan karena Makassar ini kota Super Budaya, itu yang menarik bagi saya,” tutupnya.

Pada kesempatan itu Appi menerangkan program kebudayaan yang mencakup pembangunan fasilitas hingga intensif yang akan diberikan.

Menurutnya Makassar sebagai kota metropolitan yang memiliki kekayaan budaya multi-etnis, Makassar akan menjadi tuan rumah yang baik dari aspek kebudayaan yang variatif berupa kesenian, bahasa, adat-istiadat dan budaya daerah.

“Salah satu agenda strategis kita adalah melestarikan wujud kebudayaan yang selama ini tidak terurus di kota Makassar. Kebudayaan material berupa peninggalan benda sejarah, bangunan, dokumen sejarah berupa manuskrip atau buku-buku akan kita lestarikan di sebuah sentra kebudayaan,” ucap Appi.

Selain itu akan dibangun sebuah Sentra Kebudayaan yang akan menjadi pusat pengembangan seni dan budaya, seni pertunjukan, sekaligus menjadi panggung pertunjukan teater, tari, musik dan pameran seni rupa.(*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

FGD Pengelolaan Sampah Makassar, DLH Siapkan Skema Sanitary Landfill

19 April 2026 - 20:20 WITA

Tak Lagi Gelap, 40 Lampu Solar Cell Terangi Kepulauan Makassar

19 April 2026 - 15:27 WITA

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Trending di Makassar