Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

MPR: Pemerintah harus Gencar Sosialisasikan Urgensi Vaksin COVID-19

badge-check

					Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan (tengah) menghadiri acara Seminar Nasional Kebangsaan MPR RI, di kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10). (Istimewa) Perbesar

Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan (tengah) menghadiri acara Seminar Nasional Kebangsaan MPR RI, di kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10). (Istimewa)

BERITA.NEWS, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan meminta pemerintah gencar melakukan sosialisasi dengan berbagai bentuk yang tentunya mudah dicerna masyarakat terutama rakyat kecil terkait urgensi pemberian vaksin COVID-19.

Syarief sangat memaklumi jika ada sebagian masyarakat yang khawatir terkait vaksin COVID-19, namun masyarakat hanya butuh pemahaman yang jelas seputar vaksin, manfaat dan dampak-dampaknya buat mereka.

“Menurut saya bukan ketakutan tapi hanya khawatir saja. Namun jangan juga perasaan masyarakat itu dibiarkan saja mereka hanya butuh pemahaman yang jelas seputar vaksin, manfaat dan dampak-dampaknya buat mereka,” kata Syarief dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Hal itu dikatakan Syarief usai menghadiri acara Seminar Nasional Kebangsaan MPR RI, di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10).

Dia mengatakan pandemi COVID-19 semakin menyengsarakan rakyat terutama mengancam kesehatan dan berpegang kepada amanah UUD NRI Tahun 1945 Pasal 28H ayat (1) yang menyebutkan bahwa setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan, pemerintah harus melakukan upaya-upaya luar biasa untuk menjamin itu.

Salah satu bentuknya menurut dia dengan memberikan vaksin COVID-19 dan kabar yang diterimanya, di awal tahun 2021 vaksin sudah ada dan langsung didistribusikan.

“Tapi, ada juga informasi yang mengatakan di akhir 2020 vaksin tahap pertama sudah siap. Secepatnya saya kira lebih bagus. Untuk masyarakat, jika sudah tersedia, saya imbau jangan takut lakukan vaksinasi, ini demi keselamatan kita semua,” ujarnya.

Dia mengatakan vaksin sangat diperlukan sebagai langkah upaya pertahanan diri dari serbuan virus yang tidak jelas kapan berakhirnya. Syarief khawatir, jika tidak ada vaksin maka akan lebih memperburuk situasi.

“Kami hari demi hari menjadi semakin was-was, sementara itu, korban terus berjatuhan. Ketika itu dibiarkan terjadi, penanganannya akan jauh lebih sulit nanti,” katanya.

Menurut dia, dengan pemberian vaksin, mudah-mudahan akan terhindar dari virus dan walaupun ada yang meragukan bahkan tidak percaya keampuhannya, setidaknya ada solusi yang nyata dalam penanganan pandemi ini.

Syarief menyarankan agar pemberian vaksin kepada masyarakat diberikan secara gratis atau kalau tidak bisa, dilakukan dengan mekanisme subsidi silang agar tidak membebani rakyat.

“Kalau perlu vaksin COVID-19 digratiskan saja sekalian, jika memang tidak memungkinkan gratis atau murah, dilakukan subsidi silang. Intinya, jangan sampai membebani rakyat kecil yang keadaannya sudah sangat terpuruk,” ujarnya.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional