Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Jokowi Catat Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 Naik

badge-check

					Presiden RI Joko Widodo saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13-7-2020). ANTARA/Desca Lidya Natalia/am Perbesar

Presiden RI Joko Widodo saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13-7-2020). ANTARA/Desca Lidya Natalia/am

BERITA.NEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo mencatat tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia naik dan lebih baik dari rata-rata angka kesembuhan dunia.

“Rata-rata kesembuhan per-11 Oktober mencapai 76,48 persen. Dan ini sudah lebih baik dari rata-rata angka kesembuhan dunia yang sebesar 75,03 persen. Ini juga sudah lebih baik,” kata Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas (melalui video konferensi) dengan topik Laporan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dari Istana Merdeka Jakarta, Senin (12/10/2020).

Ia menegaskan hal itu sebagai sesuatu yang baik dan oleh karena itu angka rata-rata kesembuhan harus ditingkatkan.

Beberapa hal yang harus dilakukan di antaranya dengan meningkatkan standar pengobatan dari rumah sakit, di ICU, maupun di tempat-tempat isolasi.

“Dan kita juga sudah bisa menekan rata rata angka kematian, meski masih di atas dunia, di (angka, red.) 3,55 persen,” kata Presiden.

Meski begitu ia mengatakan angka tersebut masih lebih baik dari dua pekan sebelumnya yang mencapai lebih dari 3,77 persen.

“Namun masih lebih tinggi dari angka kematian dunia yang berada di 2,88 persen. Ini saya kira tugas besar kita di sini bagaimana rata rata angka kematian itu bisa ditekan terus,” katanya.

Laporan yang diterima Presiden Jokowi menunjukkan sampai dengan 11 Oktober 2020, rata-rata kasus aktif COVID-19 di Indonesia 19,97 persen.

“Saya kira bagus, karena ini lebih rendah dari rata-rata COVID-19, kasus aktif COVID-19 dunia yang mencapai 22,1 persen. Kita lebih baik. Dan juga lebih baik dari, kalau kita lihat di 27 September 2020 yang lalu yang mencapai 22,46. Jadi penurunannya kelihatan sekali dari 22,46 menjadi 19,97 persen,” katanya.

Hal yang juga penting, kata dia, menekan kasus positif dengan terus menyampaikan mengenai kedisplinan dalam protokol kesehatan.

. ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional