Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

Dua Hari Berturut-turut, Kasus Baru Corona di Prancis di Atas 3.000

badge-check

					Sejumlah penduduk Kota Paris menikmati waktu luang mereka di Kanal Saint-Martin, di Paris, Prancis, Rabu (13/5/2020). Prancis secara bertahap mulai mencabut kebijakan karantina wilayah (lockdown) selama dua bulan seiring dengan melambatnya angka kasus positif dan situasi yang kian membaik di rumah sakit. ANTARA FOTO/Xinhua-Aurelien Morissard/hp. Perbesar

Sejumlah penduduk Kota Paris menikmati waktu luang mereka di Kanal Saint-Martin, di Paris, Prancis, Rabu (13/5/2020). Prancis secara bertahap mulai mencabut kebijakan karantina wilayah (lockdown) selama dua bulan seiring dengan melambatnya angka kasus positif dan situasi yang kian membaik di rumah sakit. ANTARA FOTO/Xinhua-Aurelien Morissard/hp.

BERITA.NEWS, Paris – Kementerian Kesehatan Prancis pada Minggu melaporkan 3.015 infeksi baru virus corona selama 24 jam terakhir. Dalam dua hari berturut-turut jumlah kasus baru di atas 3.000.

Namun angka tersebut lebih rendah dibanding 3.310 kasus yang tercatat pada Sabtu, menandai jumlah tinggi pascapenguncian, menurut data kementerian.

Lonjakan tajam kasus COVID-19 di Prancis membuat otoritas di dua kota terbesar negara itu, yakni Paris dan Marseille, memperluas zona yang mewajibkan penggunaan masker di luar ruangan, sementara pemerintah akan mengusulkan penggunaan masker di tempat kerja.

Lonjakan kasus juga memicu Inggris memberlakukan karantina 14 hari bagi pendatang asal Prancis pada Sabtu.

Jumlah klaster COVID-19 yang sedang diselidiki di Prancis bertambah menjadi 263, menurut pernyataan situs kementerian.

Jumlah pasien rawat inap naik tipis menjadi 4.860, menambah peningkatan sehari sebelumnya. Sementara itu, jumlah pasien di unit perawatan intensif (ICU) tidak berubah yakni 376 pasien setelah sebelumnya sempat bertambah, katanya.

Jumlah kematian kumulatif akibat COVID-19 di Prancis untuk rumah sakit dan panti jompo menjadi 30.410, katanya.

. REUTERS/ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

12 April 2026 - 13:07 WITA

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Trending di Internasional