Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

1006 Warga Sipil di Suriah Tewas Sepanjang 2020, Sebagian Besar Akibat Pemboman

badge-check

					Sejumlah warga merayakan reuni sambil menyantap makanan berbuka puasa (ifthar) yang disediakan oleh sekelompok relawan di lingkungan yang rusak akibat konflik dan di tengah kekhawatiran akan wabah penyakit coronavirus (COVID-19), di Atarib, pedesaan Aleppo, Suriah (7/5/2020). ANTARA/REUTERS/Khalil Ashawi Perbesar

Sejumlah warga merayakan reuni sambil menyantap makanan berbuka puasa (ifthar) yang disediakan oleh sekelompok relawan di lingkungan yang rusak akibat konflik dan di tengah kekhawatiran akan wabah penyakit coronavirus (COVID-19), di Atarib, pedesaan Aleppo, Suriah (7/5/2020). ANTARA/REUTERS/Khalil Ashawi

BERITA.NEWS, Ankara – Lebih dari 1.000 warga sipil, termasuk 218 anak dan 113 perempuan, tewas di Suriah dalam enam bulan pertama 2020, yang sebagian besar diakibatkan oleh pemboman, kata kelompok HAM pada Rabu.

Sebanyak 289 dari 1.006 warga sipil tewas di tangan pasukan rezim Bashar al-Assad dan teroris asing dukungan Iran, yang mencakup 64 anak dan 24 perempuan. Sementara itu, pasukan Rusia menewaskan 205 warga sipil termasuk 62 anak dan 48 perempuan, menurut laporan yang dirilis Syrian Network for Human Rights (SNHR).

Disebutkan pula bahwa 34 warga sipil, termasuk delapan anak dan seorang perempuan, tewas dalam sejumlah serangan yang dilancarkan organisasi teroris YPG/PKK.

Tujuh warga sipil, dengan satu anak, tewas oleh kelompok ISIS dan sebanyak 26 warga sipil kehilangan nyawa mereka di tangan kelompok anti-rezim bersenjata dan faksi oposisi bersenjata, katanya.

Laporan itu juga mendokumentasikan pembunuhan 436 warga sipil, yakni 82 anak dan 38 perempuan, oleh pihak yang tak dikenal.

Di antara para korban terdapat tiga staf media, 12 petugas kesehatan dan anggota kelompok pertahanan sipil Helm Putih.

Suriah menjadi porak-poranda akibat perang saudara sejak awal 2011 ketika rezim Assad menindak keras demonstran pro-demokrasi.

Ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta orang lainnya terlantar, menurut perkiraan PBB.

  • Anadolu/Antara

Loading

Comments

Baca Lainnya

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

12 April 2026 - 13:07 WITA

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Trending di Internasional