Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Metro

80 Mal di Jakarta Buka Lagi Mulai Hari Ini

badge-check

					Petugas bermasker dan berpelindung wajah membersihkan lantai di Mal Central Park, Jakarta, Rabu (3/6/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra. Perbesar

Petugas bermasker dan berpelindung wajah membersihkan lantai di Mal Central Park, Jakarta, Rabu (3/6/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.

BERITA.NEWS, Jakarta – Mal di DKI Jakarta diizinkan beroperasi lagi mulai hari ini. Operasi mal pada PSBB transisi ini akan dibatasi dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

Ada beberapa kategori tenant yang masih akan tutup seperti bioskop, tempat fitness, mainan anak, tempat karaoke, hingga perawatan tubuh dan wajah. Sedangkan salon sudah diizinkan buka dengan syarat hanya melayani pemotongan rambut.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta, Ellen Hidayat mengatakan mal dengan tegas dan ketat akan memberlakukan protokol kesehatan agar pengunjung merasa nyaman dan tidak takut datang ke mal.

“Semua mal siap dibuka. Sebagian mal sedang menyempurnakan peralatan dengan touchless untuk meningkatkan terhindarnya bersentuhan dan juga agar pengunjung tidak takut datang ke mal,” kata Ellen, Minggu (14/6/2020), mengutip Detikcom.

Protokol tersebut antara lain wajib memakai masker, jaga jarak 1 meter, suhu tubuh harus di bawah 37,5 derajat celcius, lift maksimum 6 orang, hingga pembayaran yang didorong cashless.

Tak hanya jumlah pengunjung yang dibatasi, jumlah karyawan juga akan dibatasi demi mencegah penularan Corona (COVID-19). Protokol tersebut antara lain wajib memakai masker, jaga jarak 1 meter, suhu tubuh harus di bawah 37,5 derajat celcius, lift maksimum 6 orang, hingga pembayaran yang didorong cashless.

“Saat ini karyawan yang bisa diserap hanya sekitar 50% karena mal belum beroperasi penuh, baru start dengan 50%,” ucapnya.

Untuk mengawasi kedisiplinan pengunjung di dalam mal, pihaknya membentuk tim pengendali COVID-19. Tim tersebut akan mengawasi lalu lalang pengunjung.

Tim ini juga akan mengawasi penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung. Pihaknya pun akan berupaya meniadakan antrean.

Jangan ke Mal Kalau Cuma Buat Hang Out

Setidaknya akan ada 80 mal yang menjadi anggota APPBI dibuka kembali serentak hari ini. Analis Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah mengatakan masyarakat harus patuhi jaga jarak (physical distancing) satu sama lain dan tidak berkerumun. Disiplin menggunakan masker juga didorong agar aman saat belanja.

“Pada saat membayar antre, perhatikan betul jangan sampai bersentuhan atau terlalu berdekatan. Yang lainnya paling pakai masker, pokoknya kedisiplinan diri saja,” kata Trubus kepada detikcom, Minggu (14/6/2020).

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menaati rambu-rambu yang telah disediakan untuk pembeli berdiri maupun duduk. Hindari kontak dengan orang yang suka batuk-batuk atau orang yang terlihat kurang sehat.

“Misalnya ada tanda silang berarti dilarang, kemudian dibikin pembatas, jadi jangan melanggar pembatas-pembatas yang sudah ditetapkan oleh mal supaya antara pembeli yang satu dengan yang lain jaraknya ada. Kalau itu lemah ya sudah otomatis bisa memunculkan sentra-sentra gelombang II COVID-19,” ujarnya.

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menambahkan, masyarakat yang tidak punya tujuan belanja diimbau untuk tidak ke mal. Hal itu karena dibukanya mal masih berisiko terjadi penularan.

“Orang yang jalan doang, yang hanya berkunjung untuk makan atau hangout ke mal sebaiknya nggak usah datang ke mal, tahan dulu. Yang datang ke mal kalau bisa yang ada keperluannya memang mau membeli sesuatu,” sarannya.

Jika pun harus ke mal, calon pengunjung disarankan tidak membawa orang yang rentan tertular virus yakni lansia, yang memiliki penyakit bawaan dan anak-anak.

“Nggak usah ajak keluarga, anak-anak, orang tua itu nggak usah diajak ke mal dulu. Kalau orangnya sudah tua, rentan, di atas 50, itu sebaiknya tidak usah ke mal. Atau mereka kategori anak-anak yang usianya di bawah 15 tahun ke bawah misalnya, itu nggak usah diajak ke mal,” ucapnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cindy Rizap Buka Suara, Fokus Jalankan Ibadah di Bulan Suci Ramadan

13 Maret 2026 - 22:08 WITA

Kades Viral Banjarnegara Bongkar 5 Tanda Dana Desa Diduga Dikorupsi, Warganet Heboh!

20 Desember 2025 - 20:26 WITA

dana desa

Komisaris PT Satria Motor Indonesia Beberkan Peran dan Tanggungjawab Direksi di Perusahaan

6 Mei 2025 - 22:29 WITA

Korban Penganiayaan Selebram Chandrika Chika Ngaku Tulang Bahu Masih Sakit

14 Maret 2025 - 06:50 WITA

Bahas Soal Pengelolaan Investasi di Makassar, Andi Zulkifly Raih Gelar Doktor Administrasi Publik Unhas Predikat Cumlaude

11 Februari 2025 - 16:37 WITA

Trending di Metro