Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bantaeng

Terseret Banjir, Remaja di Bantaeng Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

badge-check

					ilustrasi: net Perbesar

ilustrasi: net

BERITA.NEWS, Bantaeng – Seorang remaja di Kabupaten Bantaeng meregang nyawa terseret banjir dan air bah.

Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri mengatakan bahwa terdapat seorang remaja bernama Haerul Fattah (17) meninggal. Ia merupakan warga di Kampung Beru, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

Wawan menuturkan, korban semula bersama kakaknya, Arif, menuju Pasar Baru hendak mengamankan peti ikan jualan mereka.

Dalam perjalanan Haerul tak melihat ada lubang drainase. Ia pun jatuh, kakaknya tak bisa berbuat lebih lantaran air mengalir cukup deras.

“Di perjalanan, tepatnya di dekat gudang toko Baba William, korban terperosok masuk ke got, penutup got tidak kelihatan karena tertutup aliran air yang deras,” kata Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri, Sabtu (13/6/2020).

Proses evakuasi korban banjir yang tewas terseret air.

Proses evakuasi dilakukan malam itu juga. Korban baru ditemukan sekitar pukul 00.00 Wita dalam kondisi tak bernyawa. Remaja itu ditemukan dalam got pembuangan depan SD Inpres Be’lang.

Wawan juga menyebut bahwa korban meninggal dunia tersebut ditemukan kurang lebih 300 meter dari lokasi ia terperosok.

Dilaporkan pula Bupati Bantaeng, Ilham Azikin bersama Kapolres AKBP Wawan Sumantri dan Dandim 1410 Bantaeng Letkol Czi Tambohule Wulaa menyempatkan diri di rumah duka korban terjangan arus air bah itu.

Sebelumnya, hujan yang terus mengguyur Kabupaten Bantaeng sejak Jumat, 12 Juni 2020 siang hingga malam, mengakibatkan air sungai calendu meluap, sementara bendungan Cekdam dilaporkan jebol lantaran tak mampu menahan debit air yang kian tinggi.

Ratusan rumah terendam banjir, bahkan dikabarkan ada rumah warga yang ikut terseret air.

Halaman Rujab Bupati Bantaeng di Kelurahan Pallantikang juga kebanjiran.

. Saharuddin

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pelayanan Tak Libur! Disdukcapil Bantaeng Pastikan Dokumen Warga Tetap Aman Selama Ramadan

24 Februari 2026 - 18:54 WITA

administrasi kependudukan

Disdukcapil Bantaeng Catat Ribuan Layanan Adminduk Sepanjang 2025, IKD Hampir Tembus 10 Ribu

15 Januari 2026 - 11:22 WITA

data penduduk

500 Eks Buruh Huadi Bangkit! Resmi Bentuk Serikat Baru untuk Lawan Ketidakadilan dan Tuntut Hak yang Tak Dibayar

13 Oktober 2025 - 12:59 WITA

Serikat Buruh

Tiga Kali Keguguran, Eks Buruh PT Huadi Bantaeng Ceritakan Derita di Balik Pabrik Nikel

13 Oktober 2025 - 12:00 WITA

Buruh

Eks Karyawan PT Huadi Bantaeng Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan: Hak Kami Diabaikan

12 Oktober 2025 - 13:00 WITA

PHK Buruh
Trending di Bantaeng