Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bantaeng

Baru 4 Bulan Selesai Dikerja, Tanggul di Bantaeng Ambruk

badge-check

					Pembangunan tanggul di Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, yang ambruk. Perbesar

Pembangunan tanggul di Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, yang ambruk.

BERITA.NEWS, Bantaeng – Proyek pembangunan tanggul yang baru selesai dikerjakan beberapa bulan lalu di Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, ambruk karena longsor.

Kepala Kecamatan Sinoa, Haji Hariyanto mengatakan kalau longsornya tanggul dekat jembatan Sinoa ini karena hujan yang terus-menerus mengguyur daerah ini.

“Longsor ini disebabkan karena air hujan yang terus-menerus mengalir sehingga mengikis tanah pengerasan yang ada di samping tanggul tersebut,” ucapnya melalu telepon, Senin (20/4/2020).

Dia menuturkan kalau dalam kejadian ini belum bisa memvonis siapa yang salah karena pada saat proses pengerjaan dirinya rutin ke lokasi melakukan kontrol.

“Saya rutin melakukan kontrol pada saat proses pengerjaan dan semuanya sesuai dengan prosedur,” jelasnya.

Namun walaupun demikian dirinya mengaku pernah menyarankan kepada pihak pelaksana kegiatan dalam hal ini kontraktor untuk melakukan pengecoran di tanah pengerasan yang berada di samping tanggul.

“Saya sudah usulkan untuk dilakukan pengecorang di tanah pengerasan samping tanggul karena jangan sampai terjadi erosi,” tuturnya.

Ternyata usulan tersebut ditolak pihak pelaksana dengan alasan bahwa pengecoran tersebut tidak ada dalam gambar.

Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan Bidang Bina Marga Dinas PU Kabupaten Bantaeng, Minarni mengatakan kalau dalam proses pengerjaan proyek tanggul di Sinoa yang mengalami longsor saat ini pihak Dinas PU Kabupaten Bantaeng itu kewenangannya hanya sebatas pemantauan saja.

“Kewenangan kami di Kabupaten dalam proyek ini hanya sebatas memantau saja,” ucapnya.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Dinas PU Kabupaten Bantaeng, Andi Sjapruddin, dirinya mengaku kalau tanggul yang baru saja selesai dikerja dan mengalami longsor tersebut adalah proyek provinsi.

“Disana itu proyek provinsi bukan kabupaten dan saat ini masih dalam tahap pemeliharaan,” jelasnya.

Dia menyebutkan kalau longsornya tanggul di Sinoa ini diakibatkan karena pengaruh alam.

Diketahui bahwa tanggul di Kecamatan Sinoa dikerjakan satu paket dengan pembangunan jembatan di tahun 2019 dengan menggunakan anggaran APBD TK I dengan total anggaran mencapai Rp 3.971.390.318.20.

Namun sayangnya proyek yang baru saja selesai sekitar empat bulan lalu ini ambruk karena terdampak erosi.

. Saharuddin

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pelayanan Tak Libur! Disdukcapil Bantaeng Pastikan Dokumen Warga Tetap Aman Selama Ramadan

24 Februari 2026 - 18:54 WITA

administrasi kependudukan

Disdukcapil Bantaeng Catat Ribuan Layanan Adminduk Sepanjang 2025, IKD Hampir Tembus 10 Ribu

15 Januari 2026 - 11:22 WITA

data penduduk

500 Eks Buruh Huadi Bangkit! Resmi Bentuk Serikat Baru untuk Lawan Ketidakadilan dan Tuntut Hak yang Tak Dibayar

13 Oktober 2025 - 12:59 WITA

Serikat Buruh

Tiga Kali Keguguran, Eks Buruh PT Huadi Bantaeng Ceritakan Derita di Balik Pabrik Nikel

13 Oktober 2025 - 12:00 WITA

Buruh

Eks Karyawan PT Huadi Bantaeng Bongkar Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan: Hak Kami Diabaikan

12 Oktober 2025 - 13:00 WITA

PHK Buruh
Trending di Bantaeng