Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Kapal Angkut 20 TKI Tenggelam, TNI AU Kerahkan Heli Super Puma

badge-check

					Heli Super Puma TNI AU lakukan pencarian korban kapal tenggelam angkut 20 TKI (foto: Dispen TNI AU) Perbesar

Heli Super Puma TNI AU lakukan pencarian korban kapal tenggelam angkut 20 TKI (foto: Dispen TNI AU)

BERITA.NEWS, Pekanbaru – Pangkalan TNI AU (Lanud) Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru terus berupaya mencari korban kecelakaan kapal pompon kayu bermuatan 20 orang TKI di Perairan Tanjung Medang, Bengkalis. TNI AU berkordinasi dengan Basarna dengan mengerahkan helikopter Super Puma H-3216.

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Jajang Setiawan mengatakan, sejauh ini tim gabungan telah menemukan satu orang dari 10 yang hilang dalam keadaan meninggal dunia.

“Kami memberikan dukungan dengan mengerahkan satu helikopter Super Puma H-3216 sesuai dengan permintaan Kakansar dan saat ini helikopter sudah berada di lokasi untuk melakukan pencarian dan pertolongan melalui udara,” kata Jajang didampingi Kapentak Lanud Rsn Letkol Sus M Zukri, Kamis (23/1/2020) sore.

Misi pencarian dan pertolongan tersebut dilakukan agar dapat menolong korban yang masih di lokasi kecelakaan dan berharap masih ada yang selamat sehingga cepat tertolong.

Selanjutnya Jajang mengatakan, adapun personel yang diberangkatkan bersama helikopter Super Puma terdiri dari tiga anggota Paskhas dan dua orang dari kantor Basarnas Pekanbaru.

“Untuk sementara ini sesuai instruksi pimpinan operasi dilakukan satu hari namun jika masih dibutuhkan tentunya akan ada koordinasi antara BNPP dan Mabes TNI AU, mengingat korban baru ditemukan sore ini satu orang sementara korban yang hilang masih ada 9 orang lagi. Kemungkinan operasi diperpanjang akan kita lihat perkembangan ke depannya,” tutup Jajang, mengutip dari Okezone.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional