Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Hujan Lebat, Jakarta dan Sejumlah Daerah di Indonesia Berpotensi Banjir

badge-check

					Dokumentasi: Kondisi jalan poros Barru Sulawesi Selatan terendam banjir akibat intensitas hujan belum lama ini. (Humas BPBD Sulsel) Perbesar

Dokumentasi: Kondisi jalan poros Barru Sulawesi Selatan terendam banjir akibat intensitas hujan belum lama ini. (Humas BPBD Sulsel)

BERITA.NEWS, Jakarta – Wilayah DKI Jakarta dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia berpotensi banjir berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berbasis dampak hujan lebat yang terjadi hingga dua hari ke depan.

“Kondisi cuaca di beberapa wilayah tersebut diprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab yang dihubungi di Jakarta, Jumat.

Namun Fachri menyatakan intensitas curah hujan tersebut kemungkinan tidak seekstrem hujan pada awal tahun 2020.

Berdasarkan prakiraan yang berlaku 24-25 Januari tersebut, potensi banjir dapat terjadi di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan status Siaga.

Daerah lainnya yang berpotensi banjir yaitu, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Lampung yang berstatus Waspada.

Potensi banjir juga di Jawa Timur, Kalimantan Selatan dengan status Waspada, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat dengan status Siaga sementara Sulawesi Barat berstatus Waspada.

Mengutip Antara, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berdasarkan pantauan BMKG karena adanya daerah tekanan rendah di Australia bagian tengah yang menarik massa udara cukup kuat dan membetuk pola konvergensi memanjang dari Laut Jawa hingga NTT bagian Barat.

Selain itu terdapat siklonik di perairan Barat Bengkulu yang membentuk pola konvergensi memanjang dari Sumatera Barat hingga perairan Barat bengkulu dan terdapat pola perlambatan keceptan angin di Samudera Hindia Barat Aceh, di Sulawesi bagian tengah dan di utara Papua Barat.

Di samping itu juga terdapat siklonik di Kalimantan Barat bagian Utara. Belokan angin terdapat di Samudera Hindia Barat Sumatera, Selat Karimata dan di Maluku. Lowlevel jet dengan kecepatan angin terpantau lebih dari 25 knot terdapat di laut Arafuru bagian selatan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional