Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Indonesia Dikabarkan Tertarik Boyong Kapal Selam dan Jet Tempur Prancis

badge-check

					Ilustrasi jet tempur Dassault Rafale. Indonesia tertarik membeli jet tempur Rafale serta kapal selam dan korvet buatan Prancis. (Dmitry A. Mottl via WIkimedia Commons) Perbesar

Ilustrasi jet tempur Dassault Rafale. Indonesia tertarik membeli jet tempur Rafale serta kapal selam dan korvet buatan Prancis. (Dmitry A. Mottl via WIkimedia Commons)

BERITA.NEWS, Jakarta – Pemerintah Indonesia dilaporkan tertarik membeli 48 jet tempur Dassault Rafale dan empat kapal selam Scorpene buatan Prancis.

Minat Indonesia untuk membeli kapal selam Prancis disebut muncul setelah pemerintah dikabarkan akan mengakhiri kontrak pembelian kapal selam dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME) setelah menghadapi sejumlah masalah teknis.

Hal itu dilaporkan surat kabar lokal La Tribune mengutip sumber Kementerian Pertahanan Prancis.

Selain jet tempur dan kapal selam, Indonesia juga dilaporkan tertarik membeli dua kapal perang korvet GoWind.

Dikutip FR24 News, lawatan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Paris pada 11 hingga 13 Januari lalu dilakukan untuk salah satunya merampungkan rencana pembelian alat utama sistem pertahanan (alutsista) tersebut.

Meski begitu, mengutip CNN Indonesia, sumber menyatakan hingga kini belum ada kepastian soal pembelian tersebut. Juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar, juga tak segera menjawab pertanyaan CNNIndonesia.com terkait laporan media Prancis tersebut.

Dalam sepuluh tahun terakhir, Prancis telah menjual alutsista senilai 1,36 miliar Euro ke Indonesia.

Prabowo memang berkunjung ke Prancis pada 11-13 Januari lalu untuk bertemu Menhan Florence Parly. Dalam pertemuan itu, Prabowo dan Parly sepakat memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia-Prancis demi memajukan industri pertahanan Indonesia.

Dalam lawatannya ke Paris, Prabowo juga mengunjungi sejumlah industri militer negara Eropa tersebut.

Beberapa perusahaan yang dikunjungi Prabowo antara lain terdiri dari perusahaan pesawat tempur, kapal, radar, sistem avionik, hingga perusahaan amunisi.

Menurut Prabowo, Prancis yang merupakan mitra strategis Indonesia memiliki industri pertahanan yang maju. Ia menganggap Prancis dapat menjadi mitra strategis dalam membantu Indonesia memperkuat alutsista TNI dan memajukan pengembangan industri pertahanan nasional.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional