Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Terungkap, Penemuan Mayat Dipinggiran Sungai di Barombong Korban Pembunuhan

badge-check

					Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol Raden Harjuno bersama Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menggelar Press Release di RS Bhayangkara. (BERITA.NEWS/Abdul Kadir). Perbesar

Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol Raden Harjuno bersama Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menggelar Press Release di RS Bhayangkara. (BERITA.NEWS/Abdul Kadir).

BERITA.NEWS, Makassar – Penemuan mayat yang terjadi pada Senin (18/11) di pinggiran sungai Jeneberang, kelurahan Barombong, Kota Makassar akhirnya terungkap.

Hal itu diketahui setelah hasil forensik Biddokkes Polda Sulsel menyatakan dari hasil pemeriksaan visum ada bekas cekikan dileher. Korban juga mengalami gangguan paru-paru. 

“Hasil visum terdapat lebam pada vagina bagian dalam dan bekas cekikan. Ada kelainan juga didalam paru-paru korban,” kata Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol Raden Harjuno saat menggelar jumpa pers didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo di Aula Biddokkes RS Bhayangkara Makassar, Rabu (20/11/2019). 

Diketahui korban pembunuhan adalah warga yang menetap di Kelurahan Biringkanaya berinisial JB (32), korban warga Kupang Barat NTT ditemukan dalam keadaan telungkup terbungkus kain sprei warna putih dipinggiran sungai Jeneberang. 

Baca Juga :  Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo juga menjelaskan sebelum diketahui identitasnya korban dilakukan Call Center untuk menyampaikan kepada publik ciri-cirinya. 

“Setelah hasil olah TKP, dilakukan pengumpulan data sehingga dilakukan pola Call Center untuk menyampaikan kepada publik tentang keluarga yang merasa kehilangan,” kata Ibrahim Tompo kepada awak media. 

“Dari Call Center ini muncullah tiga pelapor. Dari ketiganya ada satu yang persis ciri-ciri korban yang dilaporkan sehingga didapatkan data resmi korban,” tutup Ibrahim. 

  • Abdul Kadir 

Loading

Comments

Baca Lainnya

FGD Pengelolaan Sampah Makassar, DLH Siapkan Skema Sanitary Landfill

19 April 2026 - 20:20 WITA

Tak Lagi Gelap, 40 Lampu Solar Cell Terangi Kepulauan Makassar

19 April 2026 - 15:27 WITA

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Trending di Makassar