Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Mengharukan! Hanya 44 Orang Berangkat Haji dari Sinjai, 6.089 Orang Lainnya Harus Menunggu

badge-check

					Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif Lepas 44 Jemaah Calon Haji Sinjai. [Foto: Ist] Perbesar

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif Lepas 44 Jemaah Calon Haji Sinjai. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Sinjai — Suasana haru menyelimuti Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sinjai, Sabtu (2/5/2026) pagi. Di tengah kebahagiaan yang terpancar, terselip kenyataan pahit, dari ribuan pendaftar, hanya 44 jemaah calon haji (JCH) asal Sinjai yang akhirnya bisa berangkat tahun ini.

Pelepasan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, menjadi momen penuh emosi. Isak tangis keluarga mengiringi langkah para jemaah yang bersiap menuju Asrama Haji Sudiang Makassar.

Di hadapan para jemaah dan tamu undangan, Bupati Ratnawati menyampaikan pesan yang menggugah.

Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan panggilan suci yang menuntut keteguhan iman, kesabaran, dan keikhlasan.

“Ibadah haji adalah panggilan suci yang tidak semua orang bisa dapatkan. Laksanakan dengan hati tulus dan penuh kesungguhan,” ujarnya penuh makna.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan selama di Tanah Suci.

Baca Juga :  Heboh di Pantai Mallenreng! Tradisi Maddui Puka Bikin Ribuan Warga Tumpah Ruah

Menurutnya, perbedaan kondisi antarjemaah justru menjadi ujian kekompakan dan kepedulian satu sama lain.

Namun di balik suasana haru tersebut, tersimpan fakta yang mengejutkan. Kepala Kantor Kemenhaj Sinjai, Hj. Kamriati Anies, mengungkapkan bahwa kuota haji tahun ini mengalami penurunan drastis.

Jika sebelumnya mencapai 224 orang, kini hanya tersisa 44 orang akibat kebijakan baru pembagian kuota. Sementara itu, jumlah pendaftar justru membludak hingga 6.089 orang.

Artinya, sebanyak 6.045 calon jemaah lainnya harus bersabar menanti giliran yang entah kapan tiba.

“Ini menjadi tantangan besar bagi kami, karena daftar tunggu masih sangat panjang,” ungkapnya.

Dari 44 jemaah yang berangkat, mayoritas berasal dari Kecamatan Sinjai Utara. Sementara sisanya tersebar di beberapa kecamatan lain dengan jumlah yang jauh lebih sedikit.

Tak hanya jemaah, Pemerintah Kabupaten Sinjai juga memberangkatkan enam petugas pendamping untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan aman.

Di tengah keterbatasan kuota dan panjangnya antrean, keberangkatan 44 JCH ini menjadi simbol harapan sekaligus pengingat bahwa kesempatan berhaji adalah nikmat yang sangat langka dan tidak datang dua kali bagi semua orang.

 

Penulis: Thatang

Loading

Comments

Baca Lainnya

Maut Mengintai di Jalan Rusak! Polisi Sinjai Turun Tangan, Kenapa Bukan Pemerintah?

1 Mei 2026 - 16:14 WITA

jalan rusak

Heboh di Pantai Mallenreng! Tradisi Maddui Puka Bikin Ribuan Warga Tumpah Ruah

30 April 2026 - 21:59 WITA

tradisi budaya

Dikukuhkan! FKPM Abbulo Sibatang Jadi Senjata Baru Polres Sinjai Jaga Keamanan Warga

30 April 2026 - 18:58 WITA

forum

Jeritan Daerah ke Presiden! Wabup Sinjai Minta Kebijakan Ini Dikaji Ulang

29 April 2026 - 21:30 WITA

anggaran

71 Warga Sinjai Terima Bantuan Atensi Rp2 Juta, Kemensos Jelaskan Skema Pembelanjaan

29 April 2026 - 20:44 WITA

bantuan atensi
Trending di Sinjai