Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Jeneponto

Belasan Siswa Keracunan! Bupati Jeneponto Turun Tangan, Fakta Dapur MBG Mulai Terkuak

badge-check

					Bupati Jeneponto, Paris Yasir. [Foto: Ist] Perbesar

Bupati Jeneponto, Paris Yasir. [Foto: Ist]

BERITA.NEWS, Jeneponto — Insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa belasan siswa SDN 7 Kambutta Toa, Kecamatan Rumbia, akhirnya memantik reaksi tegas dari Bupati Jeneponto, Paris Yasir.

Tak ingin kasus ini berlarut-larut, orang nomor satu di Bumi Turatea itu langsung “turun tangan” mengambil alih kendali penanganan. Fokus utamanya menyelamatkan para siswa yang menjadi korban.

“Saya sudah perintahkan Dinas Kesehatan untuk segera mengambil tindakan cepat, termasuk pihak puskesmas agar korban segera ditangani, dibantu identifikasi, dan diberikan pelayanan maksimal,” tegasnya, Jumat (24/4/2026).

Langkah cepat ini bukan tanpa alasan. Di tengah sorotan publik terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Bupati tak ingin insiden ini mencoreng tujuan mulia peningkatan gizi anak sekolah.

Tak hanya fokus pada penanganan medis, Paris Yasir juga memerintahkan investigasi menyeluruh terhadap penyedia MBG.

Tim gabungan langsung diterjunkan, mulai dari PSC, Kesehatan Lingkungan (Kesling), hingga Surveilans Kejadian Luar Biasa (KLB).

Investigasi ini akan membongkar apa sebenarnya yang terjadi di dapur SPPG Bontomanai.

Apakah berasal dari bahan baku, proses pengolahan, atau justru distribusi yang bermasalah?

Sinyal tegas pun dikirimkan: pemerintah daerah tidak akan tinggal diam jika program bantuan justru berubah menjadi ancaman kesehatan.

Di sisi lain, kondisi para korban mulai menunjukkan perkembangan positif.

Puluhan siswa yang dirawat di Puskesmas Tompobulu serta satu siswa di Puskesmas Rumbia telah mendapatkan perawatan intensif berupa infus dan obat-obatan.

Meski mulai stabil, Bupati tetap meminta tim medis untuk siaga penuh.

Ia menegaskan pemantauan harus dilakukan hingga seluruh siswa benar-benar pulih total.

Kasus ini kini menjadi alarm serius bagi Pemkab Jeneponto.

Evaluasi total sistem pengawasan keamanan pangan pun dipastikan akan dilakukan, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

 

Penulis: Akbar Razak

Loading

Comments

Baca Lainnya

Belasan Siswa Tumbang! Dapur MBG Jeneponto Terancam Ditutup, Aktivis: Ada Kelalaian Fatal

24 April 2026 - 18:47 WITA

mbg

Puluhan Siswa SD di Jeneponto Menjerit Kesakitan Usai Santap MBG, Diduga Ikan Basi Jadi Biang Kerok

24 April 2026 - 17:53 WITA

menu MBG

Bupati Jeneponto Tutup Latsar CPNS Angkatan XII, ASN Diminta Jadi Agen Perubahan

11 April 2026 - 21:26 WITA

latsar-cpns

Bupati Jeneponto Pimpin Rapat Forkopimda Diperluas, Bahas Stabilitas Harga dan Antisipasi Kemacetan Jelang Idulfitri

11 Maret 2026 - 23:39 WITA

idulfitri

Ketua TP PKK Jeneponto Turun Langsung Bagikan Sembako, 100 Keluarga Tersenyum di Bulan Ramadan

8 Maret 2026 - 12:26 WITA

Sembako
Trending di Jeneponto