BERITA.NEWS, Bulukumba — Pagi itu, suasana di Pantai Merpati tak seperti biasanya. Di balik keindahan laut yang tenang, terselip pemandangan yang mengusik tumpukan sampah dan limbah plastik yang mencemari garis pantai.
Namun, harapan datang bersama derap langkah puluhan personel kepolisian.

Dengan seragam olahraga kuning mencolok, jajaran Polres Bulukumba turun langsung ke pesisir, Jumat pagi (24/4/2026), menggelar aksi bersih-bersih besar-besaran.
Mereka menyisir area dari belakang Pasar Cekkeng hingga sepanjang bibir pantai menuju tribun, mengangkat sampah demi sampah yang selama ini terabaikan.
Aksi ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah bagian dari gerakan nasional Indonesia Asri dan program Jumat Bersih, sebuah upaya nyata melawan ancaman kerusakan lingkungan.
Di tengah kegiatan, tampak Wakapolres Bulukumba, Kompol H. Syafaruddin, memimpin langsung jalannya aksi. Ia tak hanya memberi instruksi, tetapi juga ikut terjun mengangkat sampah bersama anggotanya.
“Pantai ini adalah wajah Bulukumba. Jika kita biarkan kotor, maka kita sedang merusak kebanggaan kita sendiri,” tegasnya dengan nada penuh kepedulian.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar membersihkan, tetapi juga menjadi panggilan moral bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Sepanjang garis pantai, plastik-plastik yang sebelumnya berserakan perlahan menghilang. Pasir kembali terlihat bersih, dan wajah Pantai Merpati pun mulai bersinar kembali.
Kegiatan ini melibatkan personel dari berbagai satuan, termasuk Polsek Ujung Bulu dan Polsek Gantarang, yang bahu-membahu dalam aksi sosial tersebut.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, Jumat Bersih ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan.
Sebuah komitmen bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi tanggung jawab bersama.
Penulis: Syarif
![]()





























