BERITA.NEWS,Makassar– Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar lewat Kecamatan Ujung Pandang, menunjukkan komitmennya dalam menjalankan berbagai program kewilayahan yang sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar.
Beragam kegiatan rutin seperti kerja bakti, mendorong inovasi di tingkat kelurahan, hingga peninjauan langsung ke masyarakat terus digalakkan.

Upaya tersebut juga mencakup penataan kawasan ikonik kota, khususnya Anjungan Pantai Losari, sebagai salah satu wajah utama pariwisata Makassar.
Komitmen ini kembali ditegaskan melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar A.P, bersama seluruh RT/RW se-Kecamatan Ujung Pandang serta para pengawas kebersihan di tingkat kelurahan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Karebosi, Selasa (7/4/2026).
Nanin Sudiar menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, aparat kelurahan, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Nanin.
Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya sebagai langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah harus dimulai dari lingkup rumah tangga dan didukung penuh oleh peran aktif RT/RW.
Dalam forum tersebut, RT/RW didorong untuk mengambil peran lebih aktif dalam mengedukasi masyarakat serta memastikan program pengelolaan persampahan dari Pemerintah Kota Makassar dapat berjalan dengan optimal di tingkat wilayah.
Nanin menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang baik di wilayah Kecamatan Ujung Pandang.
“Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan Kota Makassar yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Nanin juga memberikan imbauan kepada para pedagang kaki lima (PKL) pisang epe, yang beraktivitas di Jalan Penghibur agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami juga mengimbau agar tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kerapian area berjualan demi kenyamanan pengunjung,” tegansya.
Tak hanya itu, pengawasan juga diperketat melalui keterlibatan tim gabungan yang secara rutin melakukan patroli di kawasan tersebut.
Upaya ini difokuskan untuk mencegah keberadaan anak jalanan (anjal) dan gelandangan-pengemis (gepeng) yang kerap mengganggu kenyamanan pengunjung di area ikonik Kota Makassar tersebut.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa penataan Anjungan Pantai Losari tidak hanya menyasar aspek kebersihan dan estetika, tetapi juga ketertiban dan rasa aman bagi masyarakat serta wisatawan yang datang menikmati salah satu destinasi unggulan kota.
Selain itu, tim kecamatan juga melakukan pembersihan drainase di area Pantai Panjang untuk memastikan aliran air tetap lancar.
Langkah ini dinilai penting guna mencegah genangan yang dapat mengganggu kebersihan serta kenyamanan kawasan wisata.
Menurut Nanin, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah kecamatan dalam menjaga kebersihan dan keindahan kawasan wisata unggulan Kota Makassar.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam menjaga kebersihan dan keindahan kawasan wisata Pantai Losari agar tetap bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” tutupnya.
![]()





























