Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Ketua Dewan Lingkungan Soroti Fasilitas TPS3R Bulurokeng Dukung Kualitas Kompos

badge-check

					Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar Melinda Aksa meninjau fasilitas TPS3K Bulurokeng (dok.) Perbesar

Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar Melinda Aksa meninjau fasilitas TPS3K Bulurokeng (dok.)

BERITA.NEWS,Makassar- Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa kunjungan lapangan ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Kelurahan Bulurokeng.

Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Senin (6/4/2026).

Melinda menyoroti besarnya potensi fasilitas TPS3R Bulurokeng yang dinilai sudah cukup memadai, namun masih perlu dimaksimalkan pemanfaatannya agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Fasilitas yang ada ini punya potensi besar. Tinggal bagaimana kita mengoptimalkan penggunaannya agar bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kejelasan administrasi lahan sebagai fondasi utama dalam pengembangan TPS3R ke depan.

Menurutnya, aspek legalitas menjadi kunci agar pemerintah dapat lebih leluasa dalam mengucurkan dukungan, baik dari sisi anggaran maupun program penguatan kapasitas.

Selain itu, Melinda memberikan perhatian khusus pada kualitas produk kompos yang dihasilkan. Ia menyarankan agar proses pengolahan ditingkatkan melalui tahapan pengeringan, penjemuran, dan pengayakan yang lebih maksimal, sehingga menghasilkan kompos dengan tekstur yang lebih halus dan bernilai jual tinggi.

“Kalau kualitasnya bagus dan konsisten, kompos ini bisa menjadi produk unggulan. Apalagi kawasan Bulurokeng didominasi perumahan, ini peluang besar untuk dipasarkan ke pelaku urban farming,” tambahnya.

Baca Juga :  Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

Lebih lanjut, ia juga mendorong adanya kerja sama yang lebih tegas dan terstruktur dengan pihak perumahan, termasuk dapur MBG, agar pengelolaan sampah dapat terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Sementara itu, Lurah Bulurokeng, Muh. Mahar, memaparkan kondisi eksisting pengelolaan sampah di wilayahnya.

Ia menjelaskan bahwa sampah anorganik seperti plastik telah memiliki jalur distribusi yang jelas, yakni dijual langsung ke Pabrik 88, sehingga memudahkan proses penyaluran dan mengurangi penumpukan.

Namun demikian, keterbatasan armada masih menjadi tantangan utama. Saat ini, TPS3R Bulurokeng hanya didukung oleh dua unit mobil pengangkut sampah untuk melayani jumlah penduduk yang mencapai sekitar 15.000 hingga 16.000 jiwa di wilayah itu.

Di sisi lain, pengolahan sampah organik terus dikembangkan melalui metode TEBA, yang telah menunjukkan hasil positif dengan panen tiga karung kompos. Tidak hanya itu, inovasi lain juga dilakukan dengan memproduksi eco-enzyme dari limbah kulit buah.

Menariknya, limbah dari pedagang ayam di sekitar lokasi juga dimanfaatkan dan dimasukkan ke dalam sistem TEBA untuk diolah, sehingga memperluas cakupan pengurangan sampah organik di wilayah tersebut.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu, produktif, dan berkelanjutan di Kota Makassar.

Loading

Comments

Baca Lainnya

FGD Pengelolaan Sampah Makassar, DLH Siapkan Skema Sanitary Landfill

19 April 2026 - 20:20 WITA

Tak Lagi Gelap, 40 Lampu Solar Cell Terangi Kepulauan Makassar

19 April 2026 - 15:27 WITA

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Trending di Makassar