BERITA.NEWS, Sinjai – Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat membuat masyarakat resah langsung direspons cepat aparat kepolisian.
Unit Tipidter Satreskrim Polres Sinjai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU, Senin (30/3/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok BBM tetap aman sekaligus mencegah adanya praktik kecurangan dalam penyalurannya.
Sidak yang dipimpin langsung Kanit Tipidter, Ipda Surahmat, bersama personelnya, menyasar beberapa SPBU strategis di wilayah Kota Sinjai.
Sekitar pukul 10.30 WITA, tim mendatangi SPBU 74.926.40 di Jalan Persatuan Raya, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara. Di lokasi ini, petugas langsung memberikan peringatan tegas kepada operator.
Petugas menekankan agar tidak melayani pengisian BBM jenis Pertalite menggunakan jeriken, serta mengutamakan kendaraan sebagai penerima utama subsidi.
Tak berhenti di situ, pada waktu yang sama tim juga melakukan pengecekan di SPBU Litha 74.926.45 di Jalan AP Pettarani. Operator kembali diingatkan agar tetap menjalankan prosedur pengisian sesuai aturan yang berlaku.
Lantas, apa hasilnya?
Dari serangkaian pemeriksaan tersebut, polisi memastikan tidak ditemukan adanya dugaan tindak pidana terkait penyalahgunaan pengangkutan maupun niaga BBM.
Namun, kondisi berbeda terlihat di SPBU Biringere yang disambangi sekitar pukul 11.00 WITA. Antrean kendaraan tampak mengular panjang, memicu kekhawatiran warga.
Situasi ini ternyata dipengaruhi meningkatnya aktivitas masyarakat pasca perayaan Idulfitri.
Mobilitas warga yang tinggi, baik untuk silaturahmi maupun aktivitas ekonomi, membuat konsumsi BBM ikut melonjak.
Meski demikian, masyarakat diminta untuk tidak panik.
Polisi mengimbau warga agar tetap tertib saat mengantre dan tidak mudah terpengaruh isu kelangkaan BBM yang belum tentu benar. Operator SPBU juga diminta konsisten menjalankan prosedur pengisian.
Kasat Reskrim Polres Sinjai, IPTU Dr. Adi Asrul, menegaskan bahwa sidak ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas distribusi energi.
“Tidak boleh ada praktik penyalahgunaan yang merugikan masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada isu-isu yang belum tentu benar terkait kelangkaan BBM,” tegasnya.
Polres Sinjai memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala di seluruh SPBU.
Langkah ini diharapkan mampu mencegah potensi penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dapat merugikan masyarakat luas.
Penulis: Thatang
![]()





























