BERITA.NEWS, Sinjai — Kebakaran hebat melanda sebuah rumah panggung di Dusun Rumpala, Desa Bonto Lempangan, Kecamatan Sinjai Barat, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.
Dalam waktu singkat, api melalap habis bangunan hingga rata dengan tanah.

Rumah tersebut diketahui milik Amrin (42), seorang wiraswasta yang saat kejadian sedang tidak berada di tempat.
Ia diketahui telah meninggalkan rumah sejak Sabtu (28/3/2026) menuju Dusun Puncak, Desa Gunung Perak.
Menurut keterangan korban, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Saat rumah dalam keadaan kosong, api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar hingga menjalar ke seluruh bagian bangunan.
Warga sekitar yang melihat kobaran api langsung panik dan berteriak meminta pertolongan.
Mereka berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya, namun besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dan segera bergerak ke lokasi. Pada pukul 14.24 WITA, personel Damkar diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.40 WITA.
Setelah berjibaku selama hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 15.30 WITA.
Kasat Pol PP dan Damkar Sinjai, Agung Budi Prayogo, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, namun pihaknya masih akan melakukan pendalaman lebih lanjut.
“Kami menerima laporan dari warga dan langsung mengerahkan personel ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WITA. Dugaan sementara akibat korsleting listrik, namun kami tetap mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama saat rumah ditinggalkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa respons cepat dari tim Damkar menjadi faktor penting dalam mencegah api merambat ke rumah warga lainnya.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi listrik di rumah masing-masing,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta.
Sejumlah barang berharga turut hangus terbakar, di antaranya uang tunai sebesar Rp400 ribu, mesin rumput senilai Rp1,7 juta, serta ijazah dan berbagai dokumen penting lainnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh kelistrikan, terlebih saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Penulis: Thatang
![]()





























