BERITA.NEWS, Selayar – Suasana pagi di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, mendadak gempar setelah sebuah kapal motor pengangkut barang, KM Citra Anugrah, mengalami ledakan hebat disertai kebakaran, Senin pagi (16/03/2026).
Ledakan yang terjadi secara tiba-tiba itu memicu kobaran api besar yang dengan cepat melahap seluruh badan kapal hingga menimbulkan kepulan asap hitam tebal di kawasan pelabuhan.

Kapal milik H. Salam yang dinakhodai Aryadin tersebut diketahui tengah memuat berbagai barang campuran sekitar 2.000 paket atau dus, di antaranya sembako, bahan bakar minyak jenis solar dan pertalite, serta tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram.
Muatan tersebut rencananya akan dikirim ke Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula saat kapal hendak dipindahkan dari area sandar di pelabuhan.
“Menurut keterangan awal yang kami terima dari saksi di lokasi, salah satu ABK menyalakan mesin kapal menggunakan stater. Namun tiba-tiba terjadi ledakan dari dalam kapal yang langsung memicu kebakaran cukup besar,” ungkap Kapolres.
Ledakan tersebut diduga berasal dari kebocoran tabung gas elpiji yang berada di dalam muatan kapal.
“Berdasarkan temuan awal di lokasi kejadian, kami menemukan satu tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram dalam kondisi terbelah. Dugaan sementara, tabung tersebut mengalami kebocoran dan gas yang keluar tersulut percikan api saat mesin kapal dinyalakan,” jelas AKBP Didid Imawan.
Ia menambahkan bahwa kombinasi muatan kapal yang terdiri dari gas elpiji serta bahan bakar minyak membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan pada awal kejadian.
“Muatan di dalam kapal sebagian besar bersifat mudah terbakar seperti BBM dan gas. Itu yang menyebabkan api cepat membesar setelah terjadi ledakan,” ujarnya.
Akibat insiden tersebut, dua orang tidak sempat menyelamatkan diri dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Keduanya yakni Aryadin (40) selaku kapten kapal yang merupakan warga Dusun Waekomba, Desa Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, serta Arif Jaya (40) yang merupakan ABK asal Dusun Barangka, Desa Majapahit, Kecamatan Pasimarannu.
Sementara dua ABK lainnya berhasil selamat meski mengalami luka.
Iksan (45), warga Dusun Waekomba Desa Bonerate, mengalami patah tulang pada kaki setelah melompat dari kapal untuk menyelamatkan diri.
Sedangkan Irfan (35), warga Dusun Tunggua Desa Lamantu Kecamatan Pasimarannu, hanya mengalami luka ringan.
Kapolres mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu kami menerima informasi adanya ledakan dan kebakaran kapal di pelabuhan, personel Polres Kepulauan Selayar bersama instansi terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban, mengamankan tempat kejadian perkara serta membantu proses pemadaman,” kata AKBP Didid Imawan.
Ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran kapal tersebut.
“Untuk penyebab pastinya masih kami dalami melalui proses penyelidikan. Tim kami masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres juga menyoroti dampak insiden tersebut terhadap distribusi logistik ke wilayah kepulauan, khususnya Kecamatan Pasimarannu.
“Muatan kapal ini sebagian merupakan pasokan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri. Karena itu kami juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar distribusi logistik ke Pasimarannu tetap bisa terpenuhi,” jelasnya.
Sementara itu, dua korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Kecamatan Pasimarannu setelah keluarga menyatakan penolakan terhadap proses autopsi.
“Pihak keluarga korban telah menyampaikan penolakan untuk dilakukan autopsi dan memilih langsung memakamkan jenazah di kampung halaman. Kami menghormati keputusan keluarga,” pungkas Kapolres.
Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap secara pasti penyebab ledakan yang menghanguskan kapal pengangkut logistik tersebut.
![]()





























