BERITA.NEWS, Parepare — Pemerintah Kota Parepare untuk pertama kalinya menggelar Safari Dakwah khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) muslim perempuan, Sabtu (14/02/2026).
Kegiatan religius ini berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 17.30 WITA, diawali di Rumah Jabatan Wali Kota Parepare dan dilanjutkan dengan sesi pembekalan materi di Auditorium BJ Habibie.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, membuka sekaligus menutup langsung Safari Dakwah gelombang pertama tersebut. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan birokrasi.
Tasming menyampaikan, Safari Dakwah merupakan program resmi pemerintah kota yang akan diikuti seluruh ASN Parepare secara bertahap.
“Seluruh ASN Parepare diwajibkan mengikuti Safari Dakwah. Ini bagian dari tugas pimpinan untuk mengajak pada kebaikan, amar ma’ruf nahi mungkar, serta membangun karakter aparatur yang berintegritas,” ujarnya.
Secara teknis, Sekretaris Daerah Parepare, Amarun Agung Hamka, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menghadirkan ustazah kompeten yang memberikan kajian tentang sunah Nabi serta pentingnya menghidupkan kembali sunah dalam kehidupan sehari-hari.
“Peserta juga dibekali pemahaman mengenai adab makan dan minum, adab mendidik anak, hingga tata kelola rumah tangga yang sesuai dengan ajaran Islam,” paparnya.
Sebanyak 10 kelompok mengikuti gelombang perdana kegiatan ini, masing-masing terdiri dari 25 ASN muslim perempuan. Para peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari kepala dinas, sekretaris, kepala bidang, kepala seksi, hingga kepala sekolah.
Ketua Tim Penggerak PKK Parepare, dr. Hj. Harfiah Tasming, serta Ketua I PKK Parepare, Hj. Sri Tanty, turut menjadi peserta dalam kegiatan tersebut.
Hamka menambahkan, Safari Dakwah bagi ASN perempuan bertujuan meningkatkan religiusitas sekaligus membangun keseimbangan antara profesionalitas kerja dan kualitas spiritual aparatur.
“Pembinaan ini diharapkan membentuk ASN perempuan yang tidak hanya kompeten secara administratif, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual dalam menjalankan amanah pelayanan publik,” jelasnya.
Program perdana ini mendapat apresiasi dari para peserta. Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Renny Anggraeni, menilai kegiatan tersebut memiliki nilai berbeda dibandingkan berbagai pelatihan yang selama ini diikuti.
“Banyak pelatihan yang sudah kami ikuti, tetapi Safari Dakwah ini berbeda. Kegiatan ini menguatkan kembali pemahaman kami tentang adab sehari-hari dan sunah Rasul yang sering kali sebenarnya kita lakukan, namun karena ketidaktahuan justru tidak kita amalkan secara tepat,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Kepala UPTD SMP Negeri 1 Parepare, Sri Enyludfiah. Ia menilai materi yang disampaikan memberikan banyak wawasan baru meski para peserta telah rutin mengikuti majelis taklim dan kajian agama.
“Meski kami telah rutin mengikuti majelis taklim dan kajian agama, materi yang disampaikan dalam Safari Dakwah memberikan banyak wawasan baru bagi kami,” katanya.
Para peserta bahkan berharap durasi kegiatan dapat diperpanjang karena sepuluh jam pelaksanaan dinilai masih belum cukup untuk menggali materi secara lebih mendalam.
Sementara itu, di tempat terpisah Safari Dakwah bagi ASN laki-laki juga terus berlangsung di sejumlah masjid dan telah memasuki gelombang ketujuh.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Parepare berharap dapat membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga pada penguatan akhlak dan spiritualitas, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas dan bernilai ibadah.
![]()





























